Astaga ! Minsel Marak Togel,Aparat Diminta Tegas

Kupon Toto Gelap (Togel)

Amurang – Praktek judi togel di kecamatan Amurang kabupaten Minahasa Selatan kini meresahkan para warga. Lebih parahnya lagi judi yang sudah merambah di kalangan masyarakat ini hampir tak mendapat perhatian dan tindakan serius dari pihak aparat hukum.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Minsel Pdt Lucky Tumbelaka Mth, meminta perhatian dari instansi Kepolisian Polres Minsel bahkan Polda Sulut untuk menindak tegas para pelaku praktek judi togel khususnya di Kabupaten Minahasa Selatan.

“Tentunya ini menjadi perhatian serius bagi pihak Polres Minsel untuk berantas bandar togel di amurang. Apalagi beredar kabar telah bermunculan bandar-bandar baru, yang dengan berbagai cara, bersaing demi mencari keuntungan dalam bisnis gelap togel tersebut,” ujar Tumbelaka.

Dikatakan, dalam penanganan judi togel aparat penegak hukum jangan tebang pilih, harus ada tindakan tegas  dan di berikan efek jerah bagi bandar judi togel tersebut.

“Apapun itu, namanya melanggar hukum, pasti akan berhadapan dengan hukum. Saya kira semua agama tidak ada yang menghalalkan perjudian. Jadi jelas, kalau segala bentuk praktek judi dan penyakit masyarakat lainnya menjadi musuh kita bersama, dan itu harus diberantas,” tegas Tumbelaka.

Terpisah, seorang tokoh masyarakat mengatakan, sangat prihatin atas maraknya judi togel di wilayah kota Amurang Kabupaten Minahasa Selatan, walaupun berbagai pihak terkait sudah menyatakan perang terhadap judi, namun judi jenis toto gelap (togel) di wilayah kota Amurang,sepertinya dibebaskan dan bertransaksi secara terbuka. Tak tanggung-tanggung, para pekerja penulis togel berani terang-terangan mangkal di warung sembari menunggu calon pembeli.

“Kami sudah tidak tahan lagi melihat bagaimana bebasnya judi togel di Amurang. Biasanya calon pembeli datang ke warung di mana tukang tulis sering mangkal. Ada yang pakai kupon dan ada juga yang melalui SMS (short message service),” kata seorang pria berumur sekitar 50 tahun di Kota Amurang, yang meminta namanya dirahasiakan, Jumat (21/06) jam 16.00 wib, di salah satu warung kopi di kota Amurang. (Kiki Liando)

Related posts

Leave a Comment