Tahuna-Bupati Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari dan Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe lakukan kunjungan tanggap darurat bencana di Kecamatan Kepulauan Marore,kamis (11/06/2026)
Pasca gempa yang mengguncang kepulauan Sangihe, Kampung Kawio menjadi wilayah yang mengalami dampak besar sehingga sebanyak 55 unit rumah mengalami kerusakan berat, 16 unit rusak sedang, dan 6 unit rusak ringan. Sedangkan jumlah Kepala Keluarga (KK) Kampung Kawio 177 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 483 jiwa dalam pengunsian.
Bupati Thungari yang memimpin langsung pengantaran bantuan, menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas musibah yang dialami masyarakat Sangihe khususnya di kampung Kawio.
“Atas nama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta seluruh masyarakat Sangihe, kami menyampaikan turut berduka dan prihatin atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Kampung Kawio dan wilayah terdampak lainnya,” ujar Thungari
Bupati juga memberi penguatan dengan mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur karena tidak terdapat korban jiwa dalam musibah tersebut.
“Di tengah situasi yang penuh duka ini, kita patut bersyukur karena Tuhan masih melindungi kita sehingga tidak ada korban jiwa. Bangunan yang rusak dapat dibangun kembali, namun keselamatan manusia adalah yang utama,” tambahnya
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, BUMN, BUMD, serta berbagai pihak dan donatur yang juga turut memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak melalui berbagai bantuan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan tidur, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Menurut Bupati Thungari Bantuan yang diserahkan tidak hanya kepada warga yang rumahnya terdampak langsung, tetapi juga kepada masyarakat yang turut membantu saudara-saudara mereka sejak hari pertama bencana terjadi. “Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menghadapi musibah ini,” pungkas Thungari (Yoss)






