Wali Kota Caroll Senduk Hadiri Penutupan IMP Academy, Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter

oleh -1055 Dilihat

Tomohon-Wali Kota Tomohon Caroll Senduk bersama Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng menghadiri closing ceremony Impact Leadership Program (IMP) Academy Indonesia Timur yang digelar di Command Center Pemerintah Kota Tomohon, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Koordinator IMP Tino Tandayu, Founder and Advisor IMP sekaligus mahasiswa doktoral Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia Ary M. Wibowo, S.Th., M.Th., Chairman IMP Dr. Bara Siahaan, para pengajar, fasilitator, serta peserta pelatihan.

IMP Academy dikenal sebagai ekosistem pengembangan kepemimpinan transformasional yang berfokus pada sektor kebijakan dan regulasi. Program ini bertujuan mencetak generasi pemimpin berkarakter Pancasila, berwawasan kebangsaan, serta memiliki daya saing global.

Dalam sambutannya, Wali Kota Caroll Senduk menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa dan daerah. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya menyangkut aspek pendidikan formal dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

“IMP Academy menjadi wadah positif dalam mencetak pemimpin muda yang berintegritas, kompetitif, dan mampu membawa perubahan nyata di tengah masyarakat,” ujar Senduk.

Ia juga menilai Kota Tomohon memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan kepemimpinan di kawasan Indonesia Timur. Status Tomohon sebagai kota pendidikan, ditunjang keberadaan berbagai lembaga pendidikan berkualitas serta letaknya yang strategis di kawasan Indonesia Tengah dan Timur, menjadi modal penting dalam mendukung pengembangan generasi muda.

Selain fokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan, IMP Academy turut menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan penanganan stunting. Pemerintah Kota Tomohon menyambut baik keterlibatan generasi muda dalam upaya edukasi dan aksi sosial untuk menekan angka stunting di masyarakat.

Menurut Caroll, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam menghadapi persoalan stunting yang masih menjadi tantangan nasional. Ia berharap kaum muda dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan kualitas generasi penerus.

Pemerintah Kota Tomohon sendiri terus menjalankan berbagai program intervensi untuk menurunkan angka stunting, baik melalui langkah spesifik maupun sensitif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, kami menyampaikan apresiasi kepada IMP Academy Indonesia Timur dan seluruh pihak yang mendukung lahirnya generasi muda berkarakter Pancasila, berbudaya Indonesia, dan memiliki kompetensi global,” katanya.

Program IMP Academy di Kota Tomohon berlangsung selama dua hari, pada 5 hingga 6 Mei 2026. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul secara intelektual, memiliki empati sosial, serta berkomitmen membangun daerah dan bangsa. (*/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.