Lokasi tempat sabung ayam di desa Totolen
Minsel – Perjudian sabung ayam yang berada di desa Totolan kecamatan Kakas Barat, mengundang kekuatiran bagi berbagai kalangan masyarakat dan toko agama.
Di mana di tempat tersebut sudah menjadi sarang judi terlebih menjadi titik kumpul bagi para pemain ayam. Himbauan pemerintah pun terkait protokol kesehatan sudah tidak di hiraukan lagi oleh penanggung jawab di tempat sabung ayam tersebut. Dan takutnya di tempat itu akan menjadi klaster baru penyebaran covid-19.
Sekiranya juga Polda Sulut dan Polres Minahasa bisa menyikapi apa yang menjadi harapan masyarakat. Apalagi di saat ini saudara-saudara kita umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa dan sebentar lagi akan menyambut hari raya idul Fitri.
“Ini Perlu ada tindakan tegas dari aparat Kepolisian untuk membasmi penyakit masyarakat seperti judi sabung ayam, dan jika di biarkan akan merusak mental generasi muda,” Ujar salah satu Tokoh Agama.
- Ketua Dewan Andi Silangen Menghadiri Undangan Rapat Kerja Daerah Gerindra Sulut 2026
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
Sementara itu salah seorang penggemar ayam jago yang tidak mau namanya di sebutkan (red) mengungkapkan dalam seminggu aktivitas judi sabung ayam di desa Totolan itu sampai 4 kali.
“Lokasi yang menjadi tempat sabung ayam tersebut beraktivitas pada hari Senin, Kamis,Jumat dan Sabtu.” Ucapnya, seraya mengatakan dan di duga kuat yang menjadi panitia pelaksana di tempat sabung ayam itu salah seorang yang berprofesi sebagai ASN. (QQ)








