Bitung-Optimalisasi Dokumen Strategis Kependudukan (ODSK) turut membagikan KT dan KIA secara gratis kepada ratusan siswa SMK N 2 Bitung.
Kandouw menyampaikan berbahagialah siswa yang bersekolah di SMK, sebab menurut fakta yang cepat mendapatkan pekerjaan dengan latar belakang pendidikan vokasi.
Hal disampaikan langsung Kandouw pada kegiatan Optimalisasi Dokumen Strategis Kependudukan Melalui Pembuatan Dokumen Administrasi Kependudukan Massal antara lain KTP-el, Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), Selasa (17/10/2023).
Menurut Kandouw usia 17 Tahun menurut hukum Indonesia, individu sudah mandiri bisa membuat perjanjian hukum.
- HKG PKK Ke-54, Pemprov Sulut Dorong Penguatan Peran Kader Menuju Indonesia Emas 2045
- Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Tinjau Sekaligus Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Kecamatan Marore Yang Terdampak Musibah Gempa
- Pembukaan FBKM 2026 Berlangsung Meriah, Walikota Andrei Angouw Ingatkan MBW Ruang Publik Masyarakat Manado
“Jaga baik-baik tindak tanduk saudara, adik adik harus lebih berhikmat dengan status yang baru termasuk berhubungan. Selamat dengan status yang baru, selamat dengan tanggung jawab yang baru, selamat dengan mimpi anda. Mimpinya menjadi orang berguna, sukses berbakti kepada orang tua, nusa dan bangsa,” sebutnya.
Kandouw kemudian mengimbau kepada para siswa untuk belajar dengan baik dan sesuai pasion.
“Jadi memang betul-betul pendidikan vokasi sangat di anak emaskan, belajar dengan sungguh-sungguh,” imbaunya.
Di akhir kegiatan Kandouw memberikan sebanyak lima buah sepeda kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan.
Diketahui jumlah siswa SMK N 2 Bitung sebanyak 2.183, berumur 17 tahun atau lebih 859 siswa, sudah memiliki KTP 450 dan yang belum 405, serta jumlah guru berjumlah 136. (*)








