Pihak Jalan Tol Jual Nama Camat Matuari, Sumampow Lakukan Ini

Bitung, Redaksisulut – Pembuangan tanah dari pihak Jalan Tol di Perumahan Glory Sagerat, Kecamatan Matuari diduga membodohi warga dengan menggunakan (menjual) nama Camat Matuari Sefferson Sumampouw SSTP SIP.

Pasalnya, pembuangan tanah dari pihak jalan tol sudah dekat dengan pemukiman warga sehingga dari warga perum glory langsung menghentikan pekerjaan yang dilakukan pihak jalan tol karena sudah membahayakan warga yang ada di Perum Glory Sagerat, namun setelah dihentikan warga, datang FM alias Ferdy yang mengaku Humas pihak jalan Tol.

Menurut Marvin warga perum glory, bahwa sempat terjadi perdebatan antara humas jalan tol dengan warga.

“Pada saat itu Ferdy mengaku bahwa tanah yang di buang di perum glory itu sudah diketahui Lurah Sagerat dan Camat Matuari”. Katanya.

Lurah Sagerat, Anatje Rotty saat di konfirmasi membantah adanya pemberitahuan tersebut.

“Tidak pernah ada pemberitahuan dari pihak Tol pada pemerintah Sagerat”. Singkatnya.

Sementara itu Camat Matuari Sefferson Sumampouw SSTP SIP saat dikonfirmasi mengatakan bahwa beberapa waktu yang lalu, ada warga yang mengadukan soal buangan tanah dijalan tol di kompleks perumahan glory Sagerat.

“Saya langsung datang berkunjung untuk melihat langsung keadaan dilapangkan, karena menurut info dari warga bahwa kata mereka yang menjadi penanggung jawab lokasi itu sudah seijin Camat”. Katanya.

Dengan adanya info tersebut Sumampow langsung mengklarifikasi bahwa penimbunan tanah itu bukanlah kewenangannya.

“Ini bukan kewenangan saya untuk mengijinkannya dan sampai saat inipun belum ada pemberitahuan tertulis kepada saya, hal ini saya sudah koordinasikan dengan pihak penanggung jawab proyek jalan tol untuk memperhatikan kepentingan masyarakat setempat dari aspek keamanan agar terhindar dari bencana yang tidak diinginkan”. Katanya.

Seraya menambahkan bahwa “Mengenai ferdy saya sudah menegurnya dan minta mereka menghentikan pekerjaan penimbunan untuk tidak dilanjutkan dengan mempertimbangkan dampak yang akan terjadi bagi masyarakat”. Tambah Sumampow.

Sesuai informasi, sampai saat ini Camat Matuari masih menunggu komitmen dari pihak jalan tol untuk melakukan pembenahan di lokasi tersebut. (Wesly)

Related posts

Leave a Comment