Po’ona-Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Morowali Utara (Morut) proses tahapannya terus bergulir hingga saat ini. Tidak terkecuali di Pilkades Desa Po’ona Kecamatan Lembo Raya. Pada tahapan pencabutan nomor urut, yang di gelar di gedung BUMDes Po’ona, Sabtu (13/06/2026) pagi. Calon Kepala Desa (Cakades) Petahana, Dionisius Ngongo Moza, mengantongi nomor urut 2 yang dinilainya merupakan nomor hoki atau keberuntungan bagi dirinya.
Sosok pria yang dikenal tegas, lugas, suka menolong, serta penuh dedikasi yang tinggi ini memiliki slogan kental ‘ Lanjutkan Merawat Yang Sudah Ada, Menuntaskan Yang Belum Selesai. Kebersamaan, Adalah Cara Kita Membangun. Kesejahteraan, Adalah Tujuan Pembangunan Itu. Transparansi, Menjadikan Pembangunan Itu Bermakna.
Kemudian dalam upayanya untuk melanjutkan pembangunan di Po’ona, Dion Moza, sapaan akrabnya, memiliki Visi yang jelas, yakni Terwujudnya Masyarakat Desa Po’ona Yang Sejahtera Dan Berdaya Saing Melalui Transformasi Pemerintahan Yang Jujur, Adil, Bersih, dan Melayani.
Selanjutnya dalam upaya mewujudkan Visi tersebut, Dion Moza memiliki Misi yang jelas dan terukur. 1.Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan ekonomi lokal. 2.Meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan. 3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparansi dan akuntabel. 4. Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting. 5.Membangun kerukunan dan solidaritas antar warga.
Dion Moza, kepada media ini, menegaskan, bahwa ke ikut sertaannya dalam kontestasi Pilkades kali ini, semata – mata bertujuan untuk membawa perubahan signifikan bagi pembangunan yang ada di di Desa Po’ona. Berbekal pengalaman sebagai Incumbent, sikap tegas dan kejujurannya dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Desa selama ini, menjadi kata kunci bagi dirinya bisa menarik simpati masyarakat untuk kembali memimpin Desa tercinta di periode keduanya.
“Saya tidak punya tendesi apa- apa, saya hanya punya niat yang tulus untuk kembali membangun Desa Po’ona ke arah yang lebih baik kedepannya, ” tegasnya.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar menjadikan Pilkades Po’ona sebagai pesta demokrasi rakyat, yang tetap mengedepankan nilai- nilai persaudaraan dan persahabatan sebagai fondasi yang paling utama.
“Pilihan boleh beda. Tetapi nilai-nilai persaudaraan dan persahabatan harus tetap kita jaga dan rawat dengan baik, ” ujar Dion Moza. (*)






