Manado – Warga Desa Tiwoho Kecamatan Wori dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan yang tersangkut di pohon bakau pinggiran pantai Desa Tiwoho yang diduga terbawa arus. Sabtu (23/2) sekitar 02.00 Wita.
Menurut keterangan saksi bernama Karim Sangkilang (35) warga Desa Tiwoho Jaga II Kecamatan Wori, mengatakan kalau saat itu dirinya sedang mencari ikan diseputaran pinggir pantai. Saat sedang asik mencari ikan, tiba tiba saksi melihat ada sesosok mayat bayi yang tersangkut di pohon bakau pinggiran pantai.
“Saat itu saya sedang mencari ikan sekitar 1 kilo dari perkampungan Desa Tiwoho, kemudian saya melihat ada bayi yang tersangkut di pohon bakau. Awalnya saya mengira itu adalah boneka, namun karena penasaran saya memanggil teman saya Usman dan Arif untuk memastikan apakah itu boneka atau mayat,” ujar Karim.
Ternyata itu adalah bayi berjenis kelamin perempuan yang tersangkut di pohon bakau. Sontak saksi bersama dua temannya langsung memberitahukan kejadian tersebut ke pemerintah setempat. Kemudian melakukan evakuasi ke pemukiman warga, mengingat saat itu air laut lagi surut.
- DPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Atas LKPD Pemprov Sulut Tahun 2025
- Menenun Harapan dari Ruas Kasamaan–Sembel: Langkah Nyata PLN Hidupkan Ekonomi Desa Tempang Dua Lewat Paving Blok
- Bahas Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Walikota Honandar Hadiri Rakerwil VI APEKSI di Kendari
Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasubag Humas Iptu Tommi Oroh ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, “Kasus ini masih dalam penyelidikan dan dugaan sementara mayat bayi tersebut hanyut terbawa arus,” pungkasnya. (Dwi)






