Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulut.
Predikat WTP ini berhasil dipertahankan Pemkab Minut selama 5 tahun berturut-turut.
Capaian tersebut diterima langsung oleh Bupati Minahasa Utara Dr. Joune Ganda dari Kepala BPK RI Perwakilan Sulut, Bombit Agus Mulyo, di Kantor BPK RI Perwakilan Sulut, Jl. 17 Agustus No. 04, Bumi Beringin, Kota Manado,pada Jumat (29/05/2026).
Predikat ini diraih atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
- Dominasi Regional Sulawesi, Pemprov Sulut Raih Penghargaan Tertinggi Penanggulangan Kemiskinan & Stunting, Terima Insentif Fiskal Rp3 Miliar
- Pemprov Sulut Raih Penghargaan Kemendagri dan BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkab Sitaro Terima Opini WTP Dari BPK RI, Plt Bupati : Ini Hasil Kerja Seluruh Jajaran Pemkab Sitaro
“Pada hari ini, tentu kami selaku Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sangat bersyukur dan bergembira atas WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ini merupakan hasil kerja bersama,” ujar Bupati Dr. Joune Ganda.
Dengan raihan tahun ini, Pemkab Minut tercatat berhasil mempertahankan opini WTP selama lima tahun berturut-turut, yakni sejak 2021, 2022, 2023, 2024, hingga 2025.
Capaian tersebut menjadi indikator positif atas konsistensi Pemkab Minut dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Bupati menuturkan, capaian tersebut juga mencerminkan sinergi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran demi mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat.
“Ini bukti kolaborasi atau sinergitas, bersama DPRD dan Forkopimda bersama seluruh masyarakat Minahasa Utara. Puji Tuhan hari ini Kabupaten Minahasa Utara kembali mendapatkan opini WTP,” jelasnya.
Hadir dalam penerimaan LHP LKPD Tahun 2025 yakni Ketua DPRD Minahasa Utara Vonny Adel Rumimpunu, Inspektur Stephen Tuwaidan, Kaban Keuangan dan Aset Daerah Carla Anthoneta Sigarlaki dan Sekwan Jackson Ruaw. ***






