Ilustrasi
Manado – Tindak pidana penipuan dan atau penggelapan kembali terjadi. Seorang wakil manager bernama Edwin Sahputra Panadiangan (22) warga Jl Daan Mogot Kelurahan Tikala Baru Kecamatan Tikala, melaporkan karyawannya yakni ID alias Ira (28) warga Kelurahan Mahawu Lingkungan I Kecamatan Tuminting. Pasalnya, karyawan koperasi simpan pinjam Fajar Indah telah menggelapkan uang senilai Rp 15.4 juta. Kejadian tersebut terjadi sejak April 2019 lalu. Namun baru dilaporkan Rabu (15/05) siang tadi.
Dari informasi yang dirangkum, awalnya terlapor meminta uang senilai Rp 15.4 juta di koperasi simpan pinjam Fahar Indah tempat dirinya bekerja. Terlapor Ira meminta uang tersebut dengan alasan ada nasabah yang ingin meminjam uang. Karena merasa percaya dengan karyawannya, uang tersebut diberikan kepada terlapor.
Namun, setelah jatuh tempo dan ditagih ternyata uang itu tidak diberikan kepada nasabah yang sebelumnya dibilang terlapor. Sehingga atas perbuatan tersebut pihak koperasi simpan pinjam Fahar Indah mengalami kerugian sekitar Rp 15.4 juta. Setelah diketahui, perbuatan terlapor itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib untuk dipertanggungjawabkan.
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, ketika dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Iptu Tommi Oroh, membenarkan adanya laporan itu. “Laporannya sudah diterima dan akan segera ditindak lanjuti sesuai proses hukum berlaku,” ungkap Oroh. (Dwi)








