Manado – Nasib tragis dialami Adrianus Dominggus Samiun (47) warga Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang. Pasalnya, ia ditemukan sudah meninggal dunia, tercebur di dalam sumur samping rumah mereka. Selasa (9/7) sekitar 13.00 Wita.
Menurut informasi yang dirangkum, saat itu korban di percayakan oleh pemilk rumah Keluarga Herman Alamsyah yang saat ini berada di Jakarta, agar rumahnya ditempati dan dirawat korban. Tidak seperti biasanya, korban yang kesehariannya berjualan mie dan sate didepan rumah itu, tidak menampakkan diri sejak dari pagi.
Lantas, oleh anggota keluarga kemudian dicari keberadaannya sekitar 09.00 Wita. Hampir, semua sudut rumah berlantai dua itu sudah ditelusuri, namun korban tidak ditemukan juga.
Merasa penasaran, anak korban Priska (18) mencoba ke lantai dua dan memperhatikan secara detail, siapa tahu ada petunjuk keberadaan ayahnya itu.
“Benar saja, pas saya ke lantai dua dan saya melihat Ayah ada didalam sumur dengan posisi kaki diatas,” ungkapnya.
- Pemda Gelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H /2026 M, Sekaligus Pelantikan Pengurus IPIM Dan Baznas Morut
- Plt Bupati Heronimus Makainas Hadiri Rapat Sinkronisasi Program Listrik Perdesaan
- Jemmy Ringkuangan : Pasokan Cabai Dari Luar Daerah Untuk Stabilitas Harga,Bukan Untuk Mematikan Petani Lokal
Melihat hal itu, kemudian Priska memberitahukannya kepada sang ibu. Selanjutnya Rifka (46) istri korban dibantu oleh warga setempat mengevakuasi korban dari dalam sumur dan memang mendapati korban sudah meninggal. Menurut Istri dan anak korban, mengatakan bahwa korban sering mengalami rasa pusing. Jadi diduga korban terpeleset dan terjatuh ke sumur.
Kapolsek Wenang, Kompol Jacky Wungkana, ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan itu, “Korban dievakuasi ke RS Bhayangkara dan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (Dwi)





