Beteleme-Ketua Pengurus Cabang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Morowali Utara (Morut), Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt, melantik Pengurus Kecamatan PMI se-Morut (Ketua, Sekretaris dan Bendahara), di gedung Pesparawi Beteleme, Jumat (18/09/2026).
Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati (Wabup) Morut yang juga Pembina PMI, H Djira K SPd MPd, Plt Kadiskesda yang juga Pengurus PMI Morut, Arif Paskal Pokonda SKM MKes, Camat dari 10 Kecamatan, serta tamu undangan lainnya.
Berikut nama- nama, Ketua PMI Kecamatan yang dilantik, yakni Usman (Petasia Timur), Gerry Arya (Petasia Barat), Rizal Galela (Petasia), Erwin Sepriyanto Tondowana (Mamosalato), Assidiq Dg Malureng SKM (Bungku Utara), Ne Ivana Aprilia Pehopu (Mori Atas), Dewi Krisnawaty Lakawa SKep Ns (Mori Utara), Elke Ntaola (Lembo), Hartini Mandul (Lembo Raya), dan Namruddin Irfan (Soyojaya).
Pada kesempatan tersebut, Ketua PMI Morut, Febriyanthi Hongkiriwang, dalam sambutannya menekankan, kepada para pengurus PMI Kecamatan untuk meningkatkan edukasi masyarakat, agar bersedia dan aktif menjadi pendonor darah.
“ Masih ada stigma di masyarakat, bahwa mendonorkan darah itu berbahaya bagi kesehatan. Ini tidak benar. Mendonorkan darah justru dapat mencegah penyakit karena donor darah menjadi ‘screening’ atau penyaringan awal sebuah penyakit yang mungkin menyerang tubuh seseorang. Ayo edukasi masyarakat berdonor darah,” ujar Anggota DPD RI Dapil Sulteng itu.
Feby, sapaan akrabnya, mengatakan, bahwa kebutuhan darah masyarakat terutama yang mendapat perawatan di RSUD Kolonodale cukup tinggi, sehingga PMI diharapkan bisa menjadi pionir untuk mengajak masyarakat menjadi pekerja sosial, lewat donor darah.
Ia tidak lupa menyampaikan, apresiasi kepada jajaran PMI Morut sampai ke tingkat desa yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial pada saat terjadi musibah, seperti banjir, longsor dan kebakaran.
“ Kita bekerja memang tidak mendapat bayaran, tetapi kebahagiaan kita adalah ketika ada orang yang sudah atau kondisi buruk mendapat pertolongan lewat aksi kemanusiaan jajaran PMI. Hanya Tuhan yang bisa membalas semuanya,” kata istri Bupati Delis ini.
Sementara itu, Wabup Morut yang juga Pembina PMI, H Djira, menjelaskan, bahwa PMI merupakan institusi yang sangat diandalkan ketika masyarakat mengalami musibah, seperti bencana alam serta kebutuhan darah saat dirawat di rumah sakit.
” Kami juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk mendukung penuh program PMI, mulai dari penyediaan darah hingga aksi-aksi sosial, dan kemanusiaan bilamana terjadi musibah, ” tukas orang nomor dua di bumi tepo asa aroa tercinta. (*)





