Minsel-Diduga adanya konspirasi politik yang terjadi antara Pejabat Hukum Tua Desa Popontolen dengan pimpinan salah satu perusahaan Tepung Kelapa di Desa Lelema berimbas pada sejumlah karyawan.
Pejabat Hukum Tua Desa Popontolen Ferry Pangala secara transparan melakukan pertemuan dengan pimpinan perusahan tepung kelapa di kediaman salah satu Caleg dari partai PDI-P di bilangan Jalan Trans Sulawesi.
Pimpinan tersebut diketahui juga salah satu caleg di salah satu daerah di Sulawesi Utara.
Dengan adanya pertemuan tersebut, diduga terjadi konspirasi politik antara Pejabat Hukum Tua yang juga adalah Kabid di Dinas DLH Minsel,berimbas terhadap karyawan yang ada di perusahan tepung kelapa tersebut.
- Kakan ATR/BPN Morut Bersama Jajaran Ikuti Sosialisasi Daring, Rencana Lauching Layanan Pengukuran Terjadwal
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruang Rawat Inap Jiwa Di RSD Liun Kendage Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Jani Lukas Optimis Nilai Indeks Inovasi Daerah Sulut Capai Angka Maksimal, Targetkan Predikat Sangat Inovatif
Menurut sumber yang tidak mau namanya di sebut (red) kepada wartawan media ini mengatakan bahwa saat ini karyawan yang ada di perusahan tepung kelapa tersebut diarahkan untuk memilih Caleg salah satu partai yaitu partai PDI-P, lebih parah lagi manajemen memerintahkan untuk memilih caleg “Turangga”.
“Manajemen menyuruh seluruh karyawan untuk memilih caleg dari partai PDI-P dan diharuskan” Ucap sumber tersebut. (*/onal M)








