Tomohon-Pemerintah Kota Tomohon dipastikan akan menerima bantuan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pada tahun 2026 dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia.
Kepastian tersebut disampaikan Direktur PDAM Kota Tomohon, Adrian J. Ngenget, pada 7 April 2026. Ia menjelaskan, bantuan itu akan direalisasikan melalui dua paket proyek yang dikelola Balai Wilayah Sungai Sulawesi Utara, dengan total anggaran mencapai sekitar Rp16 miliar.
Menurut Ngenget, dukungan dari pemerintah pusat ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur air bersih di daerah, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan akses air minum yang layak.
“Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pelayanan air bersih, khususnya di Kota Tomohon,” ujarnya.
- Menghadiri Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Administrator Dan Jabatan Pengawas Lingkup Pemprov Sulut, Sekwan Silangen Ucapkan Selamat
- Bupati Delis Dan Istri Tinjau Asrama Mahasiswa Morut di Makassar, Siapkan Penataan Dan Perbaikan Fasilitas
- Perkuat Sinergi Majukan Daerah, PLN dan Pemprov Sulteng Targetkan Rasio Elektrifikasi 100 Persen pada 2027
Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan proyek sangat bergantung pada kesiapan teknis di daerah. Karena itu, PDAM Kota Tomohon diminta segera menuntaskan penyusunan Detail Engineering Design (DED) serta memastikan ketersediaan lahan.
“Kelengkapan dokumen teknis dan kesiapan lahan menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” tandasnya. (*/Red)








