Tak Terima Dianiaya, Sopir Angkot Tikam Pengangguran Pakai Obeng

Manado – Apes dialami Kalvin Paluala (16), warga Kelurahan Singkil Satu, Lingkungan V, Kecamatan Singkil. Pasalnya, pengangguran ini mendapat dua luka tusukan yang dilakukan pelaku berinisial JFM alias Jerri (16), warga Kelurahan Kombos Timur, Lingkungan III, Kecamatan Singkil. Kejadian itu terjadi di Kelurahan Singkil, Kecamatan Singkil, Selasa (21/1/20) sekitar 22.00 Wita,

Menurut informasi yang dirangkum, awalnya korban hendak pulang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor. Di perjalanan korban yang berboncengan dengan temannya berpaspasan dengan pelaku. Disitu pelaku yang sedang menarik angkutan kota (Angkot) ini menegur korban jangan mengendarai motor di tengah jalan.

Disitu keduanya terjadi adu mulut dan korban bersama temannya itu memukuli pelaku. Mendapat serangan, pelaku mengambil sebuah obeng di mobil angkot yang dikendarainya. Pelaku pun langsung menusuk korban sebanyak dua tusukan hingga mengenak di bagian kepala belakang dan punggung bagian belakang. Usai melakukan penikaman, pelaku kabur dari lokasi kejadian. Sementara korban dibawa ke Rumah sakit Siti Maryam dan dirujuk ke RSUP Kandou.

Sekira pukul 23.55 Wita, Tim Paniki Rimbas 3 Polresta Manado menerima laporan dari masyarakat bahwa dipertigaan Singkil ada kejadian penikaman. Dengan respon cepat, Tim yang di pimpin Aiptu Karimudin ini lansung ke lokasi kejadian. Sampainya disana tim mencari identitas pelaku. Beberapa saat kemudian tim mendapat identitas dan alamat pelaku dari teman korban.

Dan tim langsung mengarah ke kediaman lelaku dan langsung amankan pelaku bersama barang bukti sebuah obeng yang digunakan pelaku untuk menikam korban dan selanjutnya pelaku diamankan dan dibawah ke Polresta Manado untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan, membenarkan adanya penangkapan itu. “Pelaku beserta barang bukti obeng sudah berhasil diamankan. Kini pelaku masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap mantan Kapolsek Sario itu. (Dwi)

Related posts

Leave a Comment