Sindikat Curanik “Diterkam” Macan Polresta Manado

Manado – Tim Macan Polresta Manado, berhasil meringkus sindikat pelaku pencurian barang elektronik (curanik). Ketiga pelaku yakni IO alias Utu (33) warga Kelurahan Bailang Kecamatan Bunaken, FW alias Gembel (26) warga Kelurahan Tuminting Kecamatan Tuminting, dan RS alias Ramly (27) warga Desa Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utar (Minut). Ketiga pelaku yang diketahui residivis dengan kasus yang sama ini diringkus di tiga lokasi yang berbeda, Rabu (4/3) kemarin.

Menurut informasi yang dirangkum, penangkapan itu berawal saat korban bernama Kornelius Beanal (24) warga Papua, yang berdomisili di Asrama Papua Kecamatan Malalayang ini, mendatangi Mapolresta Manado, Jumat (26/2) lalu.

Dihadapan petugas, korban melaporkan kasus pencurian laptop miliknya. Dimana, saat itu korban meletakkan laptop Acer miliknya di asrama lantai dua. Kemudian korban pergi ke ruang tamu asrama untuk minum kopi bersama temannya.

Sekitar 02.00 Wita, korban kembali ke kamarnya dan mendapati laptop miliknya sudah tidak ada dalam kamar. Tidak terima dengan kejadian yang dialaminya, korban mendatangi Mapolresta Manado untuk membuat laporan kepolisian.

Berdasarkan laporan LP / 321 / III / 2021 / Sulut / Spkt Resta Manado, Tim Macan yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Bintang Yudha ini langsung melakukan penyelidikan untuk mencari tahu identitas pelaku. Alhasil, tak butuh waktu lama, ketiga pelaku yang merupakan spesialis pencurian ini berhasil diringkus di tiga lokasi yang berbeda.

“Ketiga pelaku diamankan di Jalan Pikat, Jalan Hasanudin, dan di Kompleks Zero Point Multimart. Dan saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti hasil curian, dua dari tiga pelaku mencoba melarikan diri. Sehingga kami langsung mengambil tindakan tegas terukur dengan cara menembak kaki kedua pelaku,” ujar Bintang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Thommy Aruan SH SIK MH, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut, “ketiga pelaku sudah dijebloskan kedalam sel dan akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (Dwi)

Related posts