Kejari Kotamobagu Seriusi Dugaan Korupsi Dana Bantuan RTLH

Kotambagu – Kejaksaan Negeri Kotamobagu hingga saat ini, masih mendalami dan melakukan pemeriksaan atas dugaan kasus korupsi Anggaran Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Bolmong yang dikucurkan oleh kementerian sosial (Kemensos RI).

Hal itu di katakan oleh Kasi Pidsus Kejari Kotamobagu Imron S.H, di ruang kerjanya, Kamis (04/03/2021).

Dirinya mengakui sudah beberapa oknum yang di duga terkait pada kegiatan tersebut sudah di panggil dan dimintai keterangan oleh penyidik kejaksaan.

“Sudah beberapa yang di panggil oleh Jaksa untuk dimintai keterangan seputar penggunaan aliran dana RTLH yang di cairkan untuk pembangunan warga kurang mampu,” Ujarnya.

Saat disinggung siapa saja yang sudah diperiksa atas dugaan kasus korupsi itu. Imron menjawab,Kepala Dinas Sosial (Dinos) Bolmong Abdul Haris Bambela, Kabid pada kegiatan RTLH dan beberapa oknum lainya.

“Dugaan kasus korupsi RTLH tetap di seriusi kejaksaan dan penyelidikan kasus ini terus bejalan dan di proses siapa saja yang terlibat.Minggu ini akan ada yang di panggil oleh kejaksaan seputar persoalan RTLH tersebut,” Ujar Imran.

Perlu diketahui bahwa dugaan korupsi anggaran RTLH Bolmong ini,sudah bergulir sejak tahun 2020.Total anggaran bantuan pembangunan Kemensos RI senilai Rp 750 juta di bagi kebeberapa kelompok yang tersebar di dua kecamatan (kec.Lolak Kab.Bolmong dan kec.Bolaang Timur ).

Diketahui pula awalnya kasus ini hanya di tangani oleh penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Bolmong. Namun Kejaksaan juga sudah melakukan penyelidikan lebih cepat dan berproses hingga saat ini. Beberapa oknum yang di duga terlibat di kabarkan telah memenuhi panggilan serta proses pemeriksaan untuk dimintai keterangan oleh Jaksa Penyidik. (*/Surono)

Related posts