Minut-Menyambut Bulan Suci Ramadhan masyarakat Desa Kema 3, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara menggelar Pawai Tarhib. Senin, (20/03/2023).
Pawai tersebut merupakan tradisi yang sudah dilakukan masyarakat secara turun-temurun saat bulan Puasa tiba, sesuai dengan namanya yaitu Tarhib yang artinya ‘Selamat Datang’. Hal ini diungkapkan Hukum Tua Desa Kema 3 Ratna Sultraini S.H.
“Pawai ini sudah menjadi tradisi Desa Kema 3, yang sudah dilakukan masyarakat disini setiap kali memasuki bulan puasa karena Pawai Tarhib artinya selamat datang”, ujar Ratna.
Dirinya berterimakasih atas terlaksananya kegiatan pawai tarhib yang merupakan kolaborasi antara Pemerintah Desa, BPD, dan imam-imam, BTM, pegawai syar’i di 4 masjid desa kema lll, majelis majelis taklim, remaja masjid, TPQ2, serta tokoh tokoh masyarakat dan tokoh agama bahkan jamah-jamaah masjid lainnya.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan juga kepada seluruh pihak baik dari BPD, para imam, serta tokoh masyarakat bahkan masyarakat yang sudah berpartisipasi dalam mensukseskan acara ini”, ungkap Ratna.
Menariknya, pada iring-iringan pawai, warga bersama grup rebana fastabiqul khairat start dari Mesjid Nurhidayah sambil berjalan kaki mereka menepuk rebana dan bersholawat mengelilingi 14 Jaga yang ada di kampung itu kerap menciptakan suasana yang kental akan rasa kekeluargaan dan persaudaraan.
Menurut Hj. Kasim Astromijoyo, kegiatan ini boleh sukses dan meriah berkat kerjakeras hukum tua yang memotivasi warga dengan visi misinya yang hebat.
“Kegiatan seperti ini cuma ada di Kema 3, alhamdulilah kegiatan berjalan sukses dan meriah, ini semua berkat kerjakeras ibu penjabat kumtua dengan visi misi yang hebat sehingga mampu membakar semangat masyarakat yang awalnya saya katakan seperti mati suri kini kembali bersemangat bahkan lebih dari tahun- tahun sebelumnya, insyaallah kedepan akan lebih baik lagi,” ujar salah satu pemerhati masyarakat itu seraya tersenyum.
Senada dengan Hj. Kasim, Kepala Jaga 1 Sissi Mangkialo mengatakan, memang kegiatan seperti ini sudah menjadi agenda tahunan Desa Kema 3 tapi untuk pawai Tarhib tahun ini terbilang paling meriah di bandingkan tahun sebelumnya.
“Ini Pawai Tarhib yang termeriah sejak selesai Pandemi, tahun lalu tidak seperti ini, untuk itu kami sangat senang dan bersyukur karena kegiatan malam ini bisa berjalan dengan baik”, kata Sissi.
Terpantau hampir seribu orang mengikuti Pawai Tarhib tersebut, sedangkan sebagian warga nampak menunggu didepan rumah masing-masing, sambil membagikan minuman dan cemilan bagi peserta pawai yang melintas dimuka rumah mereka. (T3).









