Pihak Best Westrn Lagoon Hotel Manado, Gelar Jumpa Pers Terkait Pemberitaan Yang Keliru

Manado – Pihak Best Westrn Lagoon Hotel Manado melalui Novrico Tooy selaku Marketing Communication Manager, dan Vino Taroreh selaku Director of Sales & Marketing, di Best Westrn Lagoon Hotel Manado melakukan konferensi pers terkait pemberitaan disalah satu media cetak yang bisa dikatakan menyudutkan pihak keamanan dari Best Westrn Lagoon Hotel Manado.

“Terkait berita yang beredar di masyarakat tentang “menginap di Best Western The Lagoon Hotel tidak nyaman lagi”, pernyataan tersebut adalah KELIRU,” tegas Taroreh.

Dijelaskannya, menurut laporan tamu (korban) kepada pihak berwenang, tersangka dijemput langsung oleh Asisten Korban di Lobby Hotel dan mengantar nya ke kamar, akses kamar diambil langsung di reception oleh Asisten Tamu (korban), sehingga petugas front desk kami memberikan akses / kunci cadangan tersebut karena permintaan langsung oleh asisten (teman korban) yang menginap bersama nya.

Ketika tamu melakakukan check out, tamu (korban) tidak ada informasi atau komplain kepada pihak hotel terkait kejadian yang terjadi. Dapat disimpulkan kembali bahwa pihak Management Best Western The Lagoon Hotel tidak mendapatkan informasi / komplain dari tamu (korban) saat check out ataupun sesudah kejadian ini berlangsung.

“Tingkat keamanan Best Western The Lagoon Hotel bertaraf international. Melihat pemberitaan dari salah satu media cetak lokal di Kota Manado, mengenai sistem keamanan tidak aman, Lagoon Hotel memiliki penjagaan yang tinggi,” ujar Taroreh.

Ditambahkannya, pihak best western sudah memiliki standar keamanan internasional. “Kita memiliki pemeriksaan kendaraan saat masuk. Kita juga punya pemeriksaan di area grandflor sebelum masuk ke lobby hotel,” bebernya.

“Jadi itu sudah bisa dikatakan sangat aman. Sementara untuk SOP untuk pemberian kunci kamar, kita tidak memberi tahu kamar kunci ke tamu selain si pemilik kamar,” tambahnya.

Dijelaskannya, menyikapi pemberitaan kemarin disalah satu media cetak lokal di Manado, tamu tidak memberitahukan konfirmasi kehilangan di menagement hotel sendiri.

“Ya itu salah dari tamu sendiri, karena telah memberitahukan nomor kamarnya,” tambahnya.

Dijelaskannya juga, adapun beberapa standard kemanan yang diberlakukan di Best Western The Lagoon Hotel Hotel yakni, pemeriksaan kendaraan saat memasuki area hotel, security standby di ground floor, setiap lantai parkiran P1-P3 ada security yang siap siaga.

“Juga, tidak memberikan informasi nomor kamar ataupun kunci cadangan kepada orang yang tidak dikenal, tanpa ada konfirmasi langsung dari tamu yg menginap. Jadi, tidak ada yang dikhawatirkan lagi untuk menginap di Best Western The Lagoon Hotel Manado,” bebernya.

Perlu diketahui sebelumnya, Tim Paniki Rimbas I dan II Polresta Manado, melakukan penangkapan terhadap lelaki berinisial MI alias Nur (32) warga Desa Tateli Jaga I Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, karena dilaporkan telah melakukan pencurian.

Pengangguran ini ditangkap di dekat rumahnya, saat sedang nongkrong bersama teman-temannya, Rabu (10/4/2019) pagi.

Penangkapan tersebut berawal masuk laporan dari korban bernama Junior Yunus (30) warga Kelurahan Ternate Baru Lingkungan III Kecamatan Singkil. Dimana, menurut korban, tersangka mencuri perhiasan kalung emas dan handphone Samsung S10+ milik korban saat korban sedang tertidur di kamar hotel Best Western The Lagoon Manado.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Paniki Rimbas I dan II Polresta Manado bergerak mencari keberadaan tersangka. Alhasil, pengangguran itu ditangkap saat nongkrong bersama teman-temannya.

Ka Tim Panik Rimbas I Polresta Manado Aipda Jemmy Mokodompit, mengatakan, pihaknya juga mengamankan barang bukti yang disimpan di kamar tersangka.

“Tersangka memang sudah merencanakan ingin mencuri. Jadi tersangka berkomunikasi dengan korban lewat facebook dan bertemu di hotel, namun korban sudah tertidur, sehingga tersangka langsung mencuri kalung emas dan handphone milik korban,” jelas Mokodompit.

Selanjutnya, tersangka bersama barang bukti digiring ke Mapolresta Manado untuk proses lanjut. (Dwi)

Related posts

Leave a Comment