Minahasa- Kapolres Minahasa, AKBP Ketut Suryana., SIK.,SH.,MM, melaksanakan Mesimakrama dengan umat Hindu Minahasa di Pura Danu Mandara Tondano Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur, Jumat (1/9/2023).
Mesimekrame dalam bahasa Bali yang artinya silaturahmi atau diskusi, yang dikuti oleh umat hindu yang ada di Minahasa yaitu pelajar atau mahasiswa, dan Penasehat Parisadha Hindu Dharma Minahasa, Gusti Lanang Pande.
Dalam kegiatan ini, Kapolres Minahasa di dampingi Kasat Bimas Polres Minahasa, Iptu W. Carlos, STh dan Kapolsek Toulimambot, Ipda Rivi Tawalujan, SH.
Di kegiatan tersebut juga dibahas tentang situasi Kamtibmas tempat tinggal umat hindu Minahasa yakni di Tataaran Unima Tondano dimana sering ditemui beberapa gangguan Kamtibmas yang tidak kondusif.
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
“Mari menjaga Kamtibmas dan kerukunan beragama di tanah minahasa secara bersama dan sesuai ajaran kebaikan dalam menjalankan kehidupan rukun dan damai.” Ajak Kapolres.
Kapolres menjelaskan bahwa jika menemukan situasi seperti yang disampaikan agar segera menghubungi layanan Pengaduan Polres Minahasa yakni 110 gratis. Dijelaskan pula Layanan 110.
“Ini bukan hanya tentang pengaduan akan tetapi Ketika melihat kejadian laka lantas ataupun kejadian yang mengganggu situasi kamtibmas dapat melaporkan ke 110,” ujar Kapolres Minahasa.
Kapolres mengajak kepada sesama umat hindu agar menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kodusif agar selalu patuh pada aturan berlalu lintas.
Turut Hadir dalam kegiatan, Penasehat Parisadha Hindu Dharma Minahasa, Gusti Lanang Pande dan Umat Hindu Minahasa (Mahasiswa Unima). (*Ronny)






