Sitaro-Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kegiatan Penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SMP Negeri 1 Siau Timur pada Kamis (04/06/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penerapan pola hidup sehat di lingkungan sekolah serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan sejak dini.
Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sitaro, Ny. Lesly J. Makainas–Sasiwu, S.Pd dalam kesempatan itu menekankan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah sebagai langkah membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kebersihan lingkungan.
Menurutnya, budaya hidup bersih harus ditanamkan sejak usia sekolah agar menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Drs. Eddy Salindeho, M.Si,dalam sambutan mewakili Pemkab Sitaro, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan TP PKK Provinsi terhadap pembinaan PHBS di Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Plh Sekda berharap melalui kegiatan penilaian tersebut, seluruh sekolah semakin termotivasi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, tertib, dan nyaman bagi para siswa maupun tenaga pendidik.
Anggota Pokja IV TP PKK Provinsi, Dr. Arista Wowor juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, pihak sekolah, serta TP PKK Kabupaten yang terus berkomitmen dalam menerapkan PHBS di lingkungan pendidikan.
“Sekolah memiliki peran penting dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat. Melalui PHBS, anak-anak diajarkan untuk disiplin, peduli terhadap lingkungan, serta memahami pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar,” ujar Dr. Arista Wowor.
Ia berharap kegiatan penilaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sekolah di Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan sekolah yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi proses belajar mengajar.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh pihak sekolah, jajaran TP PKK, serta unsur terkait lainnya. (*Ighel)






