Minahasa- Kapolres Minahasa, AKBP Ketut Suryana., SIK.,SH.,MM, melaksanakan Mesimakrama dengan umat Hindu Minahasa di Pura Danu Mandara Tondano Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur, Jumat (1/9/2023).
Mesimekrame dalam bahasa Bali yang artinya silaturahmi atau diskusi, yang dikuti oleh umat hindu yang ada di Minahasa yaitu pelajar atau mahasiswa, dan Penasehat Parisadha Hindu Dharma Minahasa, Gusti Lanang Pande.
Dalam kegiatan ini, Kapolres Minahasa di dampingi Kasat Bimas Polres Minahasa, Iptu W. Carlos, STh dan Kapolsek Toulimambot, Ipda Rivi Tawalujan, SH.
Di kegiatan tersebut juga dibahas tentang situasi Kamtibmas tempat tinggal umat hindu Minahasa yakni di Tataaran Unima Tondano dimana sering ditemui beberapa gangguan Kamtibmas yang tidak kondusif.
- Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Layanan Medical Check-Up Terintegrasi di RSPAD
- Diduga Berselisih, Satpam Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta
- Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Tengah
“Mari menjaga Kamtibmas dan kerukunan beragama di tanah minahasa secara bersama dan sesuai ajaran kebaikan dalam menjalankan kehidupan rukun dan damai.” Ajak Kapolres.
Kapolres menjelaskan bahwa jika menemukan situasi seperti yang disampaikan agar segera menghubungi layanan Pengaduan Polres Minahasa yakni 110 gratis. Dijelaskan pula Layanan 110.
“Ini bukan hanya tentang pengaduan akan tetapi Ketika melihat kejadian laka lantas ataupun kejadian yang mengganggu situasi kamtibmas dapat melaporkan ke 110,” ujar Kapolres Minahasa.
Kapolres mengajak kepada sesama umat hindu agar menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kodusif agar selalu patuh pada aturan berlalu lintas.
Turut Hadir dalam kegiatan, Penasehat Parisadha Hindu Dharma Minahasa, Gusti Lanang Pande dan Umat Hindu Minahasa (Mahasiswa Unima). (*Ronny)






