Jayapura – Vanda Lontaan (48), menjadi satu-satunya perempuan yang menjadi wasit di Cabang Olahraga (Cabor) Bulu tangkis pada penyelenggaraan PON XX di Papua.
Dari 17 orang wasit nasional cabor bulu tangkis yang bertugas, Guru di SDN 16 Manado ini menjadi satu-satunya wasit perempuan.
Vanda diutus oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Utara (Sulut) atas permintaaan PBSI Pusat.
Menurut Vanda, Sulut mendapat jatah wasit pada cabor bulu tangkis di PON XX Papua, setelah pemain bulu tangkis putra Sulut, lolos pada Pra PON.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
“Terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, lebih khusus Pengurus PBSI Sulut yang menugaskan saya menjadi wasit pada cabor bulu tangkis di PON XX Papua,” kata Vanda, Kamis (7/10/2021)
Vanda mengatakan, tugas yang diembannya sebagai seorang wasit nasional cabor bulu tangkis dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.
“Sebab, seorang wasit dalam mengambil keputusan ketika bertugasnya di lapangan, tidak boleh keliru harus sesuai dengan fakta yang terjadi pada pertandingan,” jelasnya.
Diketahui, Vanda Lontaan, pernah bertugas sebagai wasit hakim garis pada turnamen bulu tangkis Uber Cup dan Thomas Cup, 2018 di Jakarta. (*JM)






