Gubernur Yulius Lepas Jemaah Haji Asal Sulut, Serahkan Tali Kasih Rp5 Juta per Orang

oleh -1083 Dilihat

Sulut-Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, secara resmi melepas keberangkatan 394 jemaah calon haji asal Sulut tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi menuju embarkasi Balikpapan. Prosesi pelepasan berlangsung di Aula GSG Asrama Haji Transit Manado, Selasa (28/4/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa momen pelepasan jemaah calon haji bukan sekadar seremoni, melainkan puncak dari perjalanan panjang yang sarat makna spiritual bagi para calon tamu Allah.

“Ibadah haji merupakan panggilan suci yang tidak semua orang mendapatkannya. Ini adalah undangan langsung dari Tuhan, sehingga harus dijalani dengan niat tulus dan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh jemaah untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan hati yang bersih, mengesampingkan urusan duniawi, serta fokus pada tujuan utama untuk meraih ridha Allah SWT.

Gubernur Yulius juga menekankan bahwa ibadah haji mengandung nilai kesetaraan dan ketundukan manusia di hadapan Tuhan. Nilai tersebut, menurutnya, menjadi inspirasi bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

“Tahun ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya penyelenggaraan ibadah haji dikelola penuh oleh Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian mandiri. Ini merupakan langkah besar dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan bantuan dana sebesar Rp5 juta kepada setiap jemaah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Berdasarkan data resmi, jumlah jemaah yang diberangkatkan terdiri dari 360 orang dalam Kloter 5 dan 34 orang dalam Kloter 6, serta didampingi tujuh petugas pendamping.

Dalam arahannya, Gubernur Yulius menyampaikan sejumlah pesan penting kepada jemaah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental mengingat cuaca ekstrem di Tanah Suci serta rangkaian ibadah yang cukup menguras tenaga.

Selain itu, jemaah diminta untuk menjaga kekhusyukan ibadah dengan fokus pada kegiatan spiritual, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan toleransi.

“Jaga nama baik daerah dan bangsa dengan sikap santun, sabar, dan saling membantu. Semangat ‘Torang Samua Basudara’ harus tetap dibawa di tengah jutaan jemaah dari berbagai negara,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin dalam mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keamanan selama pelaksanaan ibadah haji.

Menutup sambutannya, Gubernur Yulius menitipkan doa agar para jemaah turut mendoakan kedamaian dan kemajuan Sulawesi Utara. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga perjalanan ini diberkahi dan membawa kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.

Sesuai jadwal, keberangkatan jemaah calon haji akan berlangsung Sabtu (02/05/2026) subuh, dari Bandara Sam Ratulangi menuju embarkasi Balikpapan, dan selanjutnya akan diterbangkan ke tanah suci keesokan harinya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.