Tahuna – Dengan ditemukannya kasus Demam Berdarah (DBD) diwilayah Kampung pulau Mahengetang kecamatan Tatoareng, Penjabat Bupati Sangihe, dr Rinny Tamuntuan langsung menyikapinya dengan menginstrusikan Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sangihe untuk segera melakukan penanganan.
Tim Penanganan langsung dilapangan yang dipimpin Kepala Dinkesda Sangihe, dr Handry Pasandaran ME, menyatakan, pihak dinas segera bertindak cepat sesaat setelah mendapat instruksi Pj Bupati.
” Ini bentuk kepedulian dan reaksi cepat Pj Bupati terhadap masalah yang dialami masyarakat khususnya di bidang Kesehatan. ” Ujar Pasandaran.
Pasandaran,mengungkapkan kasus DBD ditemukan diwilayah pulau Mahengetang ada 5 kasus, 2 diantaranya meninggal dunia. “Untuk itu pemerintah segera melakukan penanganan langsung dilapangan” Ungkap Pasandaran yang kala itu nekad bersama tim mengarungi laut meski dalam kondisi bergelombang, Selasa hingga Rabu (7-8/2/2023).
- Jani Lukas Optimis Nilai Indeks Inovasi Daerah Sulut Capai Angka Maksimal, Targetkan Predikat Sangat Inovatif
- Selang Mei, Polres Amankan 1.358 Butir, Bitung Darurat Obat Terlarang Jenis Trihexyphenidyl
- Wujudkan Keadilan Energi, PLN UID Suluttenggo Bersama BPKP Sulawesi Tengah Kawal Akuntabilitas Program BPBL dan Listrik Desa di Wilayah PLN UP3 Luwuk
Dari data yang berhasil dirangkum menyebutkan, tim Dinkesda Sangihe melakukan serangkaian kegiatan, diantaranya Pengasapan (Fogging) di kurang lebih 200 rumah penduduk, rumah ibadah dan sekolah. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan dan pengendalian wabah DBD, pengobatan gratis, vaksinasi Covid-19 dan penyerahan sejumlah bantuan berupa Kelambu anti nyamuk dan abate kepada warga pulau Mahengetang.
Pasandaran Berharap DBD ini segera tertangani dan tak ada lagi penambahan kasus baru. (Yoss)








