Tahuna – Kasus dugaan perbuatan cabul yang menyeret SL alias Steven,mantan Pejabat Pratama Pemkab Sangihe,yang bergulir sejak Februari 2022 lalu dan sidang perdana di laksanakan Mei 2022 , tiba pada sidang pembacaan Putusan yang digelar Jumat (16/7/2022) lalu.
Penasehat Hukum SL, Arie Ivander Solag SH.CPL mengatakan Putusan 6 bulan penjara yang dijatuhkan majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tahuna terhadap terdakwa SL sudah berdasarkan keadilan.
“Sebagai penasehat hukum terdakwa,saya mempercayai putusan PN Tahuna telah diambil berdasarkan keadilan, sebagaimana dikenal dalam azas hukum,Res Judicata Pro Veritate Habetur, namun bagi pihak yang tidak menerima,di beri kesempatan untuk banding ” ujar Solag.
Menurutnya, putusan 6 bulan terhadap terdakwa SL menunjukkan bahwa Majelis Hakim kekurangan alat bukti yang diajukan oleh jaksa, sehingga dalam perkara itu hanya diputus berdasarkan petunjuk.
- Buntut Tidak Paham Pemuatan Hak Jawab, Oknum Wartawan Minsel Terancam Dicabut KTA PWI
- Komisi I DPRD Sulut Pertanyakan Program Di Dinas PMD Terkait Fasilitas Penetapan Dan Penegasan Batas Desa
- Wagub Victor Mailangkay Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda
“Putusan 6 bulan itu sudah memberikan keadilan bagi korban tanpa mengesampingkan masa depan kepegawaian terdakwa. ” Jelas Solag.
Solag juga mengatakan,pihaknya tetap mengajukan banding dan hal itu telah dilakukan. ” Kami telah mengajukan banding , Selasa 19 Juli 2022 lalu, sesudah Banding yang diajukan pihak Kejaksaan Negeri Tahuna pada Senin 18 juli 2022, ” pungkas Solag. (Yoss)








