Pangdam XIII/Palaka Wira Tinjau Pembangunan Batalyon TP 825/GYS

oleh -376 Dilihat

Beteleme-Kunjungan kerja Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI, Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, ke Kabupaten Morowali Utara (Morut) menjadi momentum strategis dalam memperkuat kesiapan pertahanan wilayah, sekaligus mendukung stabilitas kawasan industri dan pembangunan di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar tiba di Markas Yon TP 825/GYS, Desa Beteleme, Kecamatan Lembo, selasa siang (19/05/2026), dalam rangka meninjau kesiapan pangkalan serta pembangunan fasilitas Batalyon TP 825/GYS yang diproyeksikan menjadi salah satu batalyon unggulan di kawasan timur Indonesia.

Kedatangan Pangdam disambut langsung oleh Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, Anggota DPD RI Dapil Sulteng, Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt, Danbrigif 30 Karoso Ndaya Kolonel Inf Toni Oki Priono, Danyonif TP 825/GYS Letkol Inf Alkomar, jajaran Kodim 1311/Morowali, unsur Forkopimda, serta para prajurit Batalyon TP 825/GYS.

Dalam agenda kunjungan tersebut, Pangdam bersama rombongan meninjau sejumlah fasilitas utama pangkalan, mulai dari dapur batalyon, barak prajurit, hingga pembangunan perumahan personel di kawasan seluas kurang lebih 20 hektare.

Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, menegaskan, bahwa pembangunan pangkalan Yon TP 825/GYS telah dirancang dengan konsep modern dan memenuhi standar satuan tempur TNI AD.

Ia berharap seluruh prajurit dapat menjaga semangat, disiplin, dan kebanggaan sebagai satuan andalan di Morowali dan Morut.

“Yon TP 825/GYS harus menjadi batalyon kebanggaan Sulteng. Pangkalan ini dibangun dengan konsep yang baik dan harus menjadi tempat yang nyaman bagi prajurit serta keluarga. Saya minta seluruh personel menjaga disiplin, tetap gembira dalam bertugas, dan terus meningkatkan kemampuan latihan menghadapi tantangan ke depan,” ujar Pangdam.

Ia juga meminta para prajurit yang belum menempati rumah dinas, agar tetap bersabar selama proses pembangunan berlangsung.

“Yon TP 825 merupakan batalyon tertua dan harus menjadi contoh bagi satuan lainnya. Prajurit harus menjaga nama baik satuan dan tidak melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Delis, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pangdam XIII/Palaka Wira terhadap pembangunan dan kesiapan satuan di wilayah Morut.

Menurutnya, keberadaan Yon TP 825/GYS memiliki arti strategis, tidak hanya bagi pertahanan negara, tetapi juga dalam menjaga stabilitas daerah yang terus berkembang sebagai kawasan industri nasional.

“Kehadiran Pangdam bersama jajaran menjadi kehormatan sekaligus bentuk perhatian besar TNI terhadap Morut. Pemda mendukung penuh penguatan fasilitas dan kesiapan Yon TP 825/GYS, karena keberadaan batalyon ini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan kepercayaan investasi di daerah,” kata Bupati Delis.

Ia menambahkan, sinergi antara Pemda dan TNI akan terus diperkuat untuk mendukung pembangunan kawasan yang aman, kondusif, dan berdaya saing.

Kunjungan kerja Pangdam XIII/Palaka Wira tersebut, juga diwarnai dengan pengarahan kepada personel batalyon guna memperkuat motivasi, loyalitas, serta profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas negara di wilayah Morowali dan Morut. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.