Ilustrasi
Manado – Apes dialami remaja bernama Fransisco Masedu (17), warga Kelurahan Sario, Lingkungan II, Kecamatan Sario. Pasalnya, siswa sekolah menengah atas (SMA) ini dianiaya lelaki yang belum diketahui identitasnya. Peristiwa itu terjadi di Kawasan Megamas, Minggu (09/02) sekitar pukul 01.00 Wita.
Informasi yang dirangkum, menurut data dan laporan kepolisian awalnya orang tua korban Oktavianus Masedu (40), mendapat informasi dari keluarganya. Dimana kalau korban dianiaya oleh lelaki yang tidak dikenal. Saat pelapor menemui korban, siswa SMA itu mengakui ketika bersama dengan temannya Ryan Sonny (19), warga yang sama, lagi santai.
Lalu terlapor mendekatinya dan tanpa alasan yang jelas langsung memukul korban menggunakan tangan. Pukulan itu kena tepat dibagian wajah dan terlapor memukul juga menggunak botol bir. Akibat kejadian tersebut korban merasa sakit di bagian wajah, leher dan kepala korban mengalami bengkak. Tidak terima, orang tua korban melaporkan kejadian itu ke Polresta Manado
Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan, membenarkan adanya laporan itu. “Laporannya sudah diterima dan masih dalam proses penyelidikan unit Reskrim,” ucap mantan Kapolsek Sario itu. (Dwi)
- Supardi : Kantah ATR/BPN Morut Pastikan Hadirkan Pelayanan Pertanahan Berkeadilan
- Gubernur Yulius Koordinasi Bersama Menaker, Dorong Revitalisasi BLK dan Perluasan Pelatihan Kerja
- BPKP Sulteng Serahkan LHEPP Pemda Morut TA 2026, Bupati Delis : Hasil Evaluasi Berikan Sejumlah Masukan Penting Untuk Perbaikan








