Manado-Walikota Andrei Angouw bersama Wakil Walikota dr Richad Sualang menghadiri acara pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Srikandi Jaga Desa Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Sulut masa bakti 2026-2031, di ruang Serbaguna kantor Walikota Manado, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri pula Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut bersama para Kepala Kejaksaan Negeri se-Sulut serta para kepala daerah se-Sulut.
Srikandi Jaga Desa merupakan sayap organisasi resmi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) yang dibentuk untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.
Secara Nasional organisasi ini telah dikukuhkan pada 3 Juli 2026 di Jakarta.
Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Manado menyampaikan selamat kepada pengurus Srikandi Jaga Desa yang baru dilantik.
Dirinya berharap dengan hadirnya organisasi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dalam mendorong kemajuan desa di Sulut.
“Dengan semangat dari Srikandi Jaga Desa, semoga keberadaannya dapat bermanfaat bagi kita semua,”tukasnya.
Sementara, Kepala Kejati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy SH MH mangatakan selaku mitra ABPEDNAS, pihaknya akan mengapresiasi kepengurusan yang baru dikukuhkan.
“Diharapkan kepengurusan Srikandi Jaga Desa yang baru dibentuk ini dapat bekerja bersama-sama dalam menjaga dan membangun desa agar semakin nyaman serta memberikan manfaat bagi masyarakat,”tandasnya.
Pattipeilohy juga berterima kasih atas dukungan penuh yang diberikan para kepala daerah se-Sulut dalam acara pengukuhan tersebut.
“Kita merasa dukungan dari seluruh kepala daerah. Terima kasih yang selalu mendukung dan mensuport kegiatan ini,”pungkasnya.
Ketua Umum ABPEDNAS Ir H Indra Utama MPWK IPU mengaku bangga dengan Provinsi Sulut yang memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa.
“Sulawesi Utara ini punya keistimewaan yang mungkin tidak semua daerah punya, dia punya laut, punya gunung ada danau juga, ini potensi yang luar biasa,”tandasnya.
Dikatakan, ABPEDNAS juga terlibat dalam Program Strategis Nasional khususnya dalam ketersediaan pangan juga dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ada beberapa program dan kita lihat ini hanya Srikandi yang bisa terjun langsung ke lapangan. Kita lihat ada stunting yang kemudian UMKM ini perlu khusus sentuhan dari kaum perempuan,”ujarnya.
Lanjut dikatakan, pengukuhan pengurus Srikandi Jaga Desa di Sulut ini merupakan yang pertama kali dilakukan di seluruh Indonesia.
“Kami memilih Sulawesi Utara yang pertama melakukan pelantikan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh untuk Srikandi lainnya yang ada di daerah-daerah yang lain di Indonesia,”tandasnya.
Pelantikan dan pengukuhan dilakukan Ketua Umum ABPEDMAS setelah sebelumnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Srikandi Jaga Desa Prof Dr Mia Amiati SH MH membacakan Surat Keputusan.
Tampak hadir pula Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sulut Drs Stefanus BAN Liow MAP yang juga Ketua ABPEDMAS Sulut.(*)






