MORUT- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Morowali Utara (Morut) di ikuti oleh pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Nomor urut 1 Delis Julkarson Hehi dan Djira, serta pasangan calon Bupati Nomor urut 2 Holiliana dan Abudin Halilu.
Yang menariknya berdasarkan info publik pilkada 2020 situs resmi komisi pemilihan umum (KPU), Pilkada 2020. kpu.go.id yang terus melakukan input data C1, terjadi kejar-kejaran persentase dan saling bergantian memimpin antara Nomor urut 1 dan Nomor urut 2.
Melihat kejar-kejaran persentase perolehan suara yang terus berlangsung, maka hasil akhir di prediksi akan terjadi selisih persentase kemenangan yang sangat kecil.
Pasangan Delis-Djira menyatakan menang setelah merekap data dan selisih suaranya kecil. Dari hasil rekap C1 yang dikirimkan para saksi TPS, posisi kemenangan adalah 1.121. Selisih suara yang kecil, membuat sejumlah pihak harus mengawal hasil C1 sampai ke PPK dalam rekapitulasi.
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
Salah seorang warga Morut yang terus memantau perkembangan di media sosial mengatakan,
“Ada yang menang, ada yang patah hati, kalau lihat persentase bermainnya angka,” ujar Deni seorang warga Morut,Kamis (10/12).
Dari 10 Kecamatan yang tersebar di Morowali Utara, Kecamatan Petasia Barat yang progresnya paling cepat di input, sementara Kecamatan Mori Atas dan Mamosalato yang progres input datanya terlambat, hal ini karena kondisi Daerah di Kabupaten Morut yang memiliki wilayah pegunungan.(Johnny)








