Luwuk – Ratusan peserta yang terdiri dari para Kepala Desa (Kades), Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Ketua Bumdes se Kabupaten Morowali Utara (Morut), mengikuti pelatihan (workshop) pengelolaan dan peningkatan bisnis Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Pelatihan ini berlangsung di Kota Air Luwuk, Kabupaten Banggai, 18 – 21 September 2024.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Morowali Utara, Charles Natanael Toha, S.Sos, M.Si, menjelaskan pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan bisnis Bumdes.
“Melalui forum ini kita pertemukan dalam satu meja para Kades, Ketua BPD dan Ketua Bumdes. Ini penting untuk menyamakan persepsi pengelolaan Bumdes agar menghasilkan keuntungan bagi Desa,” jelas Carles Toha.
- HKG PKK Ke-54, Pemprov Sulut Dorong Penguatan Peran Kader Menuju Indonesia Emas 2045
- Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Tinjau Sekaligus Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Kecamatan Marore Yang Terdampak Musibah Gempa
- Pembukaan FBKM 2026 Berlangsung Meriah, Walikota Andrei Angouw Ingatkan MBW Ruang Publik Masyarakat Manado
Dalam workshop ini, ada beberapa target yang ingin dicapai, yakni untuk meningkatkan kemampuan administrasi pengelolaan Bumdes, mengidentifikasi dan mengembangkan peluang bisnis yang potensial bagi Bumdes.
Selain itu, meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antara Kades, BPD dan Pengurus Bumdes dalam melakukan pengawasan dan audit internal, terkait keuangan Desa.
Tenaga pelatih atau nara sumber pelatihan ini antara lain, Direktur Fasilitasi Kerjasama Lembaga Pemerintah Desa dan BPD Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kemudian, Kepala Pusat Pelatihan Aparatur Sipil Negara Kementerian Desa dan PDTT, Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Ahli Madya dan Kordinator Fasilitasi Pengembangan Partisipasi Masyarakat pada Direktorat Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa.
Selain itu, dihadirkan juga pemateri dari pihak perbankan, serta pengurus Bumdes yang telah berhasil mengembangkan bisnis Bumdes. (Ale/Ryo/NAL)








