Manado – Mengenai Musda KNPI Sulawesi Utara (Sulut) yang bakal digelar, informasi terakhir bahwa KNPI kubu Noer Fajrieansyah belum mendapat restu dari pihak kepolisian. Selasa (26/11).
Ketika dikonfimasi, Polda Sulut sejauh ini belum memberikan izin pelaksanaan Musda. Namun pihak kepolisian tetap akan menjaga pelaksanaan Musda yang digelar hari ini.
Begitu pula jika kubu KNPI Haris Pratama menggelar Musdanya, Polda Sulut tetap akan melakukan penjagaan tapi izin belum akan dikeluarkan.
Ketua KNPI Sulut Jackson Kumaat saat dihubungi, Selasa (26/11/2019) mengatakan dia sudah mendapat informasi tersebut.
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- Dampingi Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Gerak Cepat Kemanusiaan
“Dari hasil rapat pagi ini Selasa, 26 November 2019 Jam 09.00 di Polda Sulut bersama Dirintel Polda Sulut Kombes Budi dan Kasubdit AKBP Denny Palit menyampaikan bahwa Polda Sulut tidak akan mengeluarkan izin kepada pihak mana saja, tetapi tetap diamankan bagi ke dua kubu untuk gelar Musda, Jadi pihak ketua Almanzo dan kami tetap dipersilahkan untuk gelar Musda demi menjalankan AD-ART Organisasi KNPI kami dan akan diamankan oleh Polda Sulut,” ujar Jackson.
Demikian juga dari Kodam XIII Merdeka, Asintel Kodam XIII Merdeka Kol Agus Bakti juga menyampaikan memberikan rekomendasi tidak memberikan ijin kepada Musda yang digelar oleh Almanzo.
“Kami juga melampirkan gugatan kami pengadilan yang sedang berjalan dan juga panggilan kami di Bareskrim Mabes Polri yang sudah keluar Sprindik terhadap kasus penipuan di Kongres XV KNPI di Bogor,” ujarnya. (Shita_P)






