Morut-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, bersama Ketua TP PKK Morut, Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt, duduk melantai bersama masyarakat Desa Wawopada di Kecamatan Lembo, Kabupaten Morut, dalam acara molimbu (makan bersama).
Tradisi molimbu tersebut dilakukan pada Paskah hari ke-2 yang berlangsung di Balai Desa Wawopada, Senin (01/04/2024) malam.
Molimbu dilakukan dengan cara melantai bersama beralaskan tikar. Semua masyarakat yang hadir, baik orangtua maupun anak-anak makan bersama yang dibawah dari rumah masing-masing.
Tradisi molimbu ini merupakan warisan turun-temurun. Tradisi ini mengandung nilai persaudaraan dan kebersamaan. Makanan yang dibawa di tempat molimbu dicicipi bersama, bahkan saling tukar.
- Ketua Dewan Andi Silangen Menghadiri Undangan Rapat Kerja Daerah Gerindra Sulut 2026
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
” Ini warisan orang-orang tua kita yang perlu dipelihara dan dilestarikan,” kata Bupati Delis saat memberikan sambutannya.
Ia berharap, agar rasa kebersamaan seperti ini terus dipertahankan oleh generasi di masa sekarang.
Bupati Delis, juga secara singkat membeberkan pencapaian 14 program strategis selama tiga tahun memimpin daerah ini.
Program tersebut sudah berjalan semuanya, walaupun belum seratus persen tuntas.
Selain 14 program utama yang masuk dalam visi misi, pada tahun 2025 mendatang, Bupati Delis, sudah menetapkan untuk mengucurkan dana Rp 1 milyar setiap desa di luar ADD dan DD yang ada.
” Dana Rp 1 milyar tersebut merupakan dana tambahan untuk mempercepat laju pembangunan di Desa. Nantinya jalan lingkungan di Desa akan diaspal atau rabat beton agar tidak ada lagi yang becek,” tambah Bupati Delis, yang disambut tepuk tangan masyarakat Wawopada.
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Morut (Delis-Djira) dilantik di Palu 30 April 2021. Jadi pada 30 April nantinya, Pemerintahan ini baru memasuki usia tiga tahun. (MCDD/NAL)








