oleh

Kasus Pencurian Dirumah Ibu CEP, Kasatres Lihawa : Tersangka Sudah Dimaafkan, Namun Tidak Punya Itikad Baik

Minsel-Lamanya penetapan tersangka kasus pencurian yang terjadi di rumah keluarga mantan bupati dua periode Christiany Eugenia Paruntu bukan berarti disengaja, melainkan pihak Polres Minsel dalam hal ini unit Reskrim melengkapi barang bukti serta saksi-saksi.

Lebih terhambat lagi, saat penetapan tersangkat terhadap JK, oknum yang melakukan pencurian di Rumah milik Paruntu Tumbuan, saat pihak pengacara dari tersangka mempraperadilankan Polres Minsel dalam hal ini Unit Reskrim.

“Ini kan sama halnya mereka tidak menghormati proses hukum yang sedang berjalan, kendati kami sudah mengumpulkan barang-barang bukti serta saksi-saksi dan pengakuan tersangka, sehingga penetapan tersebut sudah sesuai dengan SOP, kenapa harus dipraperadilkan ? Kami yakin apa yang dilakukan oleh pihak kami sudah sesuai dengan aturan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Amurang Menolak Permohonan Praperadilan yang dilayangkan oleh pihak tersangka dan Pengacaranya.” Ucap Iptu Lesly Deiby Lihawa Kasatreskrim Polres Minsel di ruang kerjanya Rabu (26/7/2023).

Kasat Reskrim Polres Minsel Iptu Lesly Deiby Lihawa juga menjelaskan bahwa kasus tersebut dari pihak pelapor dalam hal ini Ibu CEP, sudah mendatangi pihak keluarga terlapor dan memaafkan apa yang sudah dilakukan oknum tersangka sambil meminta agar barang-barang yang dicuri dari rumah keluarga ibu CEP untuk segera dikembalikan (saat itu barang-barang masih berada di kediaman Tersangka), tapi bukan dikembalikan malah dijual dan mengancam Ibu CEP dengan akan menggugat secara perdata kediaman yang menjadi tempat pencurian dengan tidak memiliki dasar dokumen pembanding (surat-surat bukti kepemilikan),”  jelas Lihawa.

Dikatakan Lihawa,dengan ditolaknya permohonan Praperadilan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Amurang, terhadap gugatan oleh tim kuasa hukum ibu 7 anak, maka pihak kami langsung mengambil langkah dengan melakukan proses lanjutan terhadap tersangka.

“Dengan demikian apa yang sudah diproses itu semua sudah sesuai dan oknum tersebut langsung kami amankan di dalam ruang tahanan Polres,” Tutup Lesly. (Onai-m)