Manado – Nasib malang dialami Jufri Marsiano Katempuge (33) warga Tateli Dua Jaga IV kecamatan Mandolang. Pasalnya lelaki yang diketahui bekerja sebagai penambang batu ini tewas tertimpa batu saat sedang bekerja di Desa Tateli Dua Kecamatan Mandolang tepatnya tambang batu. Senin (18/2) sekitar 13.00 Wita.
Menurut keterangan dari saksi bernama Timotius Mahalubi (62) warga Desa Tateli Dua Jaga IV kecamatan Mandolang yang juga bekerja sebagai penambang batu, mengatakan kalau saat itu dirinya sedang duduk beristirahat di sebuah gazebo yang tak jauh dari lokasi kejadian. Sementara korban sedang bekerja. “Saat itu kita ada duduk di sabuah sekitar 50 meter dari korban. Kong kage kage akang kita dengar ada longsor,” ujar saksi.
Sontak saksi langsung pergi ke lokasi tempat korban bekerja sambil memanggil manggil nama korban. Namun korban tidak menjawab. Karena penasaran, saksi mencari korban diseputaran lokasi kejadian. Akhirnya saksi melihat kepala korban, sementara badan korban tertimpa bongkahan batu besar.
Melihat kejadian tersebut, saksi langsung turun ke Desa dan memberitahukannya ke pihak yang berwajib. Tak lama kemudian masyarakat bersama anggota Polsek Pineleng tiba dilokasi kejadian dan segera melakukan evakuasi terhadap korban.
- Dari Pengamanan Listrik hingga Bantuan Kemanusiaan TJSL, PLN UP3 Kotamobagu Hadir untuk Korban Banjir Bandang Bolaang Mongondow
- Isu Dana BOS Rp800 Juta Cair Sekaligus di SMK Negeri 6 Manado, Altje Salele Luruskan Pemahaman Biaya PKL
- Widyawati : Ini Komitmen Daerah Dukung Penguatan PAUD Secara Berkelanjutan
Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasubag Humas Iptu Tommi Oroh ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut, “saat ini korban sudah berada di rumah duka dan pihak keluarga korban juga sudah membuat surat penolakan untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (Dwi)






