Bitung, Redaksisulut – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung bersama Ormas Nusa Utara kembali menggelar Ivent Tahunan Upacara Adat Tulude 2022.
Menurut informasi, ivent ini akan digelar pada tanggal 31 Januari 2022 nanti, mulai pukul 12.00 Wita di Riverside n’ Resto, Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari.
Ketua Panitia, Johnly Evans Tamaka, SE mengatakan bahwa dalam ivent, warga masyarakat Kota Bitung khususnya bahkan warga Sulut umumnya, akan disuguhkan beberapa penampilan menarik dalam pelaksanaan Upacara Adat Tulude kali ini.
“Adapun sejumlah ivent disiapkan menyemarakkan acara ini seperti, Hybrid Ivent, Pemotongan Kue Tamo, Masamper, Tari Salo, Tari Gunde, Grup Turunan Masjid Raudatul Jannah Paudean, Bitung City Choir (BCC), Orkes Girang-girang”. Katanya, Jumat (28/1/2022).
- Hadiri RDP Bersama DPD RI, Gubernur Yulius Tegaskan Penyelesaian HGU PT Ratatotok Harus Pro-Rakyat dan Pro-Ekonomi
- Hiswana Migas Sulut Gandeng Pertamina, BRI, BI dan Danantara Percepat Digitalisasi Distribusi Energi
- Hiswana Migas Sulut Dorong Sinergi Energi dan Perbankan, Sonny Bongkiriwan: Kolaborasi Jadi Kunci Stabilitas Distribusi BBM
Sementara itu, Ketua Ormas Nusa Utara Budi Medea juga menyampaikan bahwa saat ini untuk persiapan masih berjalan dengan baik dan sesuai agenda kerja kepanitiaan.
“Untuk upacara adat Tulude tahun ini juga bakal di suguhkan sejumlah ivent yang memiliki karakter khusus Nusa Utara. Dimana dari sisi penyelenggaraan kegiatan ini mengacu pada panduan kegiatan serupa setahun silam, ada tambahan tapi tidak banyak, namun secara menyeluruh sama dengan tahun lalu”. Kata Budi yang juga merupakan Staf Khusus Walikota ini.
Lanjutnya bahwa, Upacara adat Tulude ini kaya akan keragaman nilai budaya maupun seni Nusa Utara berpadu dengan seni modern.
“Saat ini, Panitia bekerja keras, memastikan ivent kali ini dapat berjalan dengan baik untuk mencapai tujuan serta sasaran yang terkandung di dalamnya, baik sebagai upaya melestarikan adat dan budaya Nusa Utara, juga menopang program Pemkot Bitung khususnya di bidang pariwisata”. Katanya.
Seraya menambahkan bahwa, mengingat masih masa pandemi, prokes tetap harus di kedepankan oleh karena itu panitia membatasi hanya sampai 200 orang peserta termasuk tamu undangan, media dan panitia.
“Mengingat masih dalam masa pandemi, Warga masyarakat masih bisa menyaksikan secara langsung melalui Fanpage Facebook PEMKOT BITUNG”. Tambahnya. (Wesly)






