Hiswana Migas Sulut Gandeng Pertamina, BRI, BI dan Danantara Percepat Digitalisasi Distribusi Energi

oleh -855 Dilihat

MANADO-Transformasi digital di sektor energi menjadi fokus utama Gathering Hiswana Migas Sulawesi Utara 2026 yang mempertemukan pelaku usaha migas, perbankan, regulator, dan mitra strategis dalam satu forum kolaborasi di Courtyard by Marriott Manado, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC V Sulawesi Utara ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara PT Pertamina Patra Niaga, Bank Indonesia, Danantara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta para pengusaha SPBU dan agen LPG dalam mendukung ketahanan energi nasional berbasis teknologi dan layanan digital.

Ketua Hiswana Migas DPC V Sulut, Sonny Bongkriwan, mengatakan tantangan sektor energi saat ini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan BBM dan LPG, tetapi juga tuntutan peningkatan efisiensi, transparansi, dan pelayanan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Menurut Sonny, gathering tersebut menjadi wadah strategis bagi para pelaku usaha migas untuk menyampaikan berbagai persoalan di lapangan sekaligus mencari solusi bersama dengan para pemangku kepentingan.

“Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat komunikasi, membangun sinergi, dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan distribusi energi ke depan,” ujarnya.

Selain mempererat hubungan antaranggota, kegiatan ini juga membahas sejumlah agenda penting, mulai dari menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG, mengantisipasi potensi gangguan pasokan, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, hingga mempercepat penerapan sistem digital dalam rantai distribusi energi.

Ketua DPD VII Hiswana Migas Sulawesi, Ir. H. Muhammad Hasbidin HS, memberikan apresiasi atas inisiatif DPC V Sulut yang dinilainya menjadi pelopor pelaksanaan gathering serupa di wilayah Sulawesi.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan utama dalam menjaga stabilitas distribusi energi, terlebih di tengah perkembangan teknologi dan dinamika ekonomi yang terus berubah.

Hasbidin juga menekankan pentingnya memperkuat kemitraan strategis dengan BRI yang selama ini telah menjadi salah satu institusi keuangan pendukung operasional sektor hilir migas.

“Kami berharap hubungan baik yang selama ini terjalin dapat terus ditingkatkan. Kolaborasi yang kuat akan memberikan manfaat besar bagi anggota Hiswana Migas dan mendukung penguatan sektor energi nasional,” katanya.

Dari sisi distribusi energi, Sales Area Manager SulutGo PT Pertamina Patra Niaga, Angga Yudiwinata Putra, menegaskan komitmen Pertamina untuk terus memperkuat kerja sama dengan Hiswana Migas dalam menjaga keandalan pasokan energi di Sulawesi Utara.

Ia menilai adaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi faktor penting untuk meningkatkan efektivitas distribusi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap seluruh mitra dapat terus berkolaborasi dan mendukung berbagai inovasi yang bertujuan meningkatkan pelayanan energi yang semakin cepat, tepat, dan efisien,” ujarnya.

Sementara itu, Regional CEO BRI Region 16 Manado, Elizabeth Primasari S, memaparkan peran strategis BRI dalam mendukung digitalisasi sektor migas melalui berbagai layanan keuangan berbasis teknologi.

Menurutnya, BRI tidak hanya menyediakan dukungan pembiayaan bagi perusahaan migas dan pelaku usaha pendukung, tetapi juga mengembangkan berbagai platform digital yang mampu meningkatkan efisiensi transaksi dalam ekosistem energi.

Beberapa layanan yang telah diterapkan antara lain pemanfaatan QRIS, EDC, platform IBBIZ, aplikasi BRIMOLA untuk distribusi LPG, hingga jaringan AgenBRILink yang menjangkau berbagai wilayah operasional sektor energi.

“Kolaborasi antara BRI dan Hiswana Migas merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem bisnis energi yang lebih modern, efisien, dan inklusif,” kata Elizabeth.

Melalui forum ini, Hiswana Migas Sulut berharap kolaborasi yang terbangun tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong percepatan transformasi digital di sektor migas sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat serta meningkatkan daya saing pelaku usaha di era ekonomi digital. (T3)

No More Posts Available.

No more pages to load.