Jakarta-Keevly Gabriel Talepong siswa SMA Negeri 7 Manado dan Audrew Vania Ringkuangan siswi SMA Negeri 9 Binsus Manado, secara resmi memulai rangkaian tes seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional di Jakarta.
Keikutsertaan kedua siswa Anggota Paskibraka Manado itu dalam seleksi tersebut, didukung penuh AARS sapaan akrab Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr Richard Sualang.
Buktinya, Wawali RS bersama isteri dr Merry Mawardi ikut mengantar kedua pelajar terbaik Manado itu ke Jakarta.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado Drs Sonny Takumansang MSi melalui Kepala bidang (Kabid) Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Roy Sekeon SH, mengatakan kehadiran kedua perwakilan daerah ini menandai langkah penting dalam upaya Kota Manado untuk kembali menempatkan wakilnya sebagai pengibar bendera Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kedua siswa terpilih ini merupakan hasil dari proses seleksi ketat yang telah dilaksanakan di tingkat kota dan provinsi sebelumnya,”jelas Sekeon, melalui pesan WhatsApp, Selasa (16/06/2026).
Dikatakan, Keevly dan Audrew akan bergabung dengan ratusan calon Paskibraka dari seluruh provinsi di Indonesia untuk mengikuti serangkaian ujian yang dilaksanakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia bekerjasama dengan instasi teknis terkait.
Ujian seleksi itu meliputi kesehatan fisik, mental, kedisiplinan, hingga kemampuan baris-berbaris dan pengetahuan kebangsaan.
“Para peserta akan dinilai secara objektif oleh tim penilai profesional untuk menentukan siapa saja yang berhak menyandang kehormatan menjadi anggota Paskibraka Nasional,”ungkap Sekeon.
Sebelumnya, Walikota Andrei Angouw telah memberikan dukungan penuh dan motivasi kepada kedua perwakilan tersebut.
Orang nomor satu di Manado itu berharap para pemuda-pemudi Manado dapat menunjukkan performa terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menerapkan nilai-nilai disiplin dan nasionalisme selama mengikuti karantina dan seleksi di ibukota.
“Kami bangga memiliki generasi muda Manado yang berprestasi dan terpilih mewakili daerah di tingkat Nasional. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk belajar, bertukar pengalaman dengan rekan-rekan dari seluruh Indonesia, dan membawa pulang kebanggaan bagi Kota Manado,” ujar Walikota.
Selain aspek teknis keprajuritan, seleksi tingkat Nasional juga menekankan pada pembentukan karakter kepemimpinan dan cinta tanah air.
Kedua anggota Paskibraka Kota Manado diharapkan dapat menyerap nilai-nilai tersebut dan menjadikannya bekal untuk berkontribusi lebih baik bagi masyarakat di masa depan.
Pengumuman hasil akhir seleksi tingkat Nasional ini dijadwalkan jelang bulan Agustus 2026.(*/jan)






