Tondano – Berbagai penolakan terhadap pemakaman jenasah yang terkait Covid 19 yang terjadi disejumlah wilayah, tidak demikian di Minahasa.
Pemrintah Kabupaten Minahasa dibawa kepemimpinan Bupati Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey, SSi (ROR-RD) terus melakukan upaya dalam rangka melindungi warganya dari penyebaran covid-19, termasuk dalam rangka antisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi dalam pemakaman Jenasah covid-19.
Bupati ROR mengatakan bawa saat ini Pemda Minahasa sudah menyiapkan lahan di wilayah Kakas Barat untuk dijadikan lokasi pemakaman jenazah covid-19 untuk wilayah Kakas, Langowan, Tompaso, dan Kawangkoan serta Remboken.”Ucap Bupati ROR.
Lebih lanjut Bupati ROR menambahkan, demikian halnya untuk wilayah Tondano dan sekitarnya telah disiapkan lahan di wilayah Tondano.
- Kisah Pengabdian Yang Menjadi Inspirasi : Catatan Kaki (Footnote) by. Justman Euntjaurau
- Niklas Silangen Memimpin Apel Kerja Sekretariat DPRD Sulut, Perdana Setelah Resmi Menjabat Sebagai Sekretaris DPRD Definitif
- Banggar DPRD Sulut Bersama TAPD Menggelar Rapat Lanjutan Membahas Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2025
“Sememtara untuk wilayah Pineleng, Mandolang sampai Tombariri Timur. Sudah diusulkan kepada Pemerintah Provinsi untuk memanfaatkan lahan yang menjadi milik Pemprov di Kalasey,” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati ROR, ini sudah ditindaklanjuti dengan peninjauan dari Tim Provinsi atas petunjuk Gubernur Provinsi Sulawesi Utara. Lokasi pemakaman tersebut menurutnya,akan ditata dengan baik dan juga tidak menutup kemungkinan ada jenasah dari daerah tetangga yang terkait covid-19 dan ditolak oleh warga di daerah asal dapat memanfaatkan lahan pemakaman ini.
“Saya berharap seluruh masyarakat tetap berdoa agar tidak ada lagi korban karena Covid-19. Dan bahkan suasana ini agar bisa cepat berlalu dan Tuhan tetap melindungi Minahasa dan Sulawesi Utara dari penyebaran Covid 19,” Tutupnya. (Ronny)








