Bitung, Redaksisulut – Dengan adanya perubahan cuaca yang saat ini sering berubah-ubah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr. Pitter Lumingkewas ingatkan Masyarakat agar selalu menjaga kesehatan.
Dirinya menyampaikan bahwa perubahan iklim yang terkadang panas, lalu tiba-tiba turun hujan di khawatirkan dapat mengganggu kesehatan daya tahan serta imunitas tubuh manusia.
“Saat ini, Kita memang krisis soal iklim. Sehingga cuaca memang berubah-ubah dan itu berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat kita seperti penyakit demam berdarah (DBD) dan diaere”. Lumingkewas. Rabu, (15/2/2023).
Lumingkewas juga mengatakan bahwa penyakit demam berdarah dan diaere itu dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya yang paling penting adalah faktor lingkungan seperti sarana air bersih dan saluran air hujan.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
“Saya sempat melakukan penelitian. Lingkungan itu sangat berperan terhadap penularan ataupun terjadinya kejadian luar biasa DBD”. Katanya.
Seraya menambahkan bahwa untuk faktor lingkungan harus adanya kerja kolaboratif antar Dinas.
“Kerja-kerja kolaboratif ini perlu dilakukan untuk menekan angka penyakit DBD dan diaere”. Tambah Mantan Kepala RSUD Manembo-nembo. (*/Wesly)








