oleh

Menjadi Sejarah ASN Pemkot Bitung Gelar Demo Damai Tuntut Hak Yang Belum Terbayarkan

Bitung, Redaksisulut-Menjadi perbincangan dan menjadi sejarah di Kota Bitung dimana puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bitung gelar aksi demo damai didepan Kantor Wali Kota dan DPRD Bitung. Kamis, (13/6/2024).

Dalam aksi demo damai yang dilakukan Solidaritas ASN Peduli ini bertujuan untuk menuntut hak para ASN yang sampai saat ini masih belum dibayarkan.

“Kami hanya meminta kejelasan terkait hak Tunjangan Hari Raya/THR (gaji 14 Tahun 2024) bagi ASN yang non Muslim, Tunjangan Perbaikan Penghasilan/TPP selama 2 Bulan (April dan Mei 2024), Gaji 13 Tahun 2024, 50% Sertifikasi Guru Tahun 2023, Insentif Tutor Pendidikan Kesetaraan tahap 2 Periode Juli s/d Desember 2023”. Ucap para ASN saat menggelar Aksi demo damai.

Dari pantauan, tuntutan para ASN tersebut tidak digubris sedikitpun oleh Rudy Theno selaku Ketua TPAD dan Franky Sondakh selaku Ketua BKAD hingga solidaritas ASN peduli menuju kantor DPRD Bitung.

Setelah itu masa aksi Solidaritas ASN Peduli tiba di kantor DPRD Bitung langsung di terima Wakil Ketua DPRD Kota Bitung, Keegan Kojoh, Nabsar Badoa, Ketua Komisi II, Erwin Wurangian, Ketua Komisi III, Ramlan Ifran dan anggota Pansus, Alexander Wenas.

Menanggapi keluhan sejumlah ASN, pimpinan dan anggota DPRD Kota Bitung langsung memberikan tanggapan dan langsung menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Kaban BKAD.

“Secepatnya kita jadwalkan RDPU dengan Kaban BKAD. Ini bagian dari tugas dari DPRD untuk meminta keterangan dari pemerintah”. Kata Keegan.

Dalam kesempatan Ketua Komisi III DPRD Kota Bitung, Ramlan Ifran juga menyampaikan bahwa sangat menyesalkan perilaku Kaban BKAD, Franky Sondakh dimana pertanyaan itu sudah ia sampaikan pada tanggal 6 Mei 2024 lalu, namun tidak ada jawaban dari pak Franky Sondakh.

“Catat ya teman-teman, kami saja selaku anggota DPRD yang mempunyai hak untuk meminta informasi itupun tak digubris, apalagi teman-teman”. Kata Ramlan Ifran dihadapan sejumlah ASN.

Sementara itu, Alexander Wenas dalam kesempatan juga mendorong pimpinan DPRD untuk segera menjadwalkan RDPU dengan pemerintah.

“Saya kira jangan lama-lama pimpinan, segera dan secepatnya jadwalkan RDPU”. Tegas Alexander. (Wesly)