Manado – Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) memberikan support dan apresiasi terhadap rancangan proyek perubahan, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Manado DR Liny Tambajong, karena untuk kepentingan besar Kota Manado kedepannya.
Karena itu Walikota GSVL bersedia terbang ke Provinsi Banten, untuk menjadi mentor Kaban Liny dalam presentase rancangan proyek perubahan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat Pim) II, yang digelar di Kantor Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDMD) Provinsi Banten yang berlokasi di Kabupaten Pandeglang, Rabu (4/9/2019).
Dalam presentasenya, Kaban Liny mengangkat judul proyek perubahan Model Standar Pelayanan Perkotaan Kota Manado menggunakan PANADA LINI (Portal Analisis Data Lintas Instansi). Ini merupakan pengembangan aplikasi PANADA Berbasis Spasial yang dikembangkan Pemerintah Kota Manado yang dikembangkan dalam berbagai fitur dan multiplikasi pemanfaatan, inovasi dalam pelayanan berbasis informasi dan teknologi yang terus dikembangkan Pemerintah Kota Manado.
“Terima kasih kepada Walikota sudah bersedia menjadi mentor dan hadir tepat waktu di Pandeglang. Bapak Walikota tiba tepat waktu pukul 14.30 WIB, perjalanan Jakarta-Pandeglang yang tidak populis untuk ditempuh. Istirahat sepuluh menit langsung mengikuti seminar yang memakan waktu 45 menit,” ujarnya.
- Selang Mei, Polres Amankan 1.358 Butir, Bitung Darurat Obat Terlarang Jenis Trihexyphenidyl
- Wujudkan Keadilan Energi, PLN UID Suluttenggo Bersama BPKP Sulawesi Tengah Kawal Akuntabilitas Program BPBL dan Listrik Desa di Wilayah PLN UP3 Luwuk
- Walikota Andrei Angouw Resmi Buka Jambore Gerakan Pramuka Kota Manado
Selain kepada Walikota GSVL yang menjadi mentor, Kaban Liny juga berterima kasih kepada Panani Mustafa sebagai Coach dan Sri Hadiati Wara selaku Sekertaris LAN sebagai Penguji. Tak lupa kepada Bapelitbangda Kota Manado dan tim Bigdata Pemerintah Kota Manado.
“Semoga dua bulan kedepan aplikasi ini jadi dan siap disimulasikan pada ujian akhir bulan November,” ujar Kaban Liny. (*)






