Kadis PMD Bolmong Ahmad Yani Damopolii SH
Bolmong – Peningkatan presentase status desa maju terus naik. Pada tahun 2019 menjadi 14 desa dari 6 desa pada tahun sebelumnya, Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 4 desa.
Hal itu di katakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bolmong Ahmad Yani Damopolii SH, bertempat di ruang kerjanya, Jumat (07/02/2020).
Menurutnya, ada bebarapa istilah dari penilaian yang ada. mulai desa maju, desa berkembang, desa mandiri dan desa tertinggal. Adapun desa berimbang ada 125 desa dan tertinggal 59 desa, sangat tertinggal 2 desa yaitu desa Pindol dan desa Koliangan.
“Diharapkan tahun 2020 bisa berubah, ini semua penilaian dari sarana dan prasarana desa yang ada, termasuk paling prioritas menyangkut pelayanan sosial yang mendasar misalnya pembangunan MCK desa, Posyandu, PAUD dan Polindes.” jelas Damopolii.
- Kecamatan Paal Dua Utus Lima Kelurahan Ikut Lomba PKK Tingkat Kota, Camat Mantis Optimis Raih Predikat Terbaik
- Komisi IV DPRD Sulut Memberikan Warning Agar Pelaksanaan SPMB Berjalan Bersih Dan Transparan
- Kantah ATR/ BPN Morut Koordinasi Awal Dengan Dinas PUPR, Terkait Pembangunan Dan Sertipikasi 3 Juta Rumah
Ditambahkannya,Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) terus menggenjot jumlah desa maju lewat akselerasi program yang ada.
“Ini suatu lensa dasar, poin-poin ini akan mempengaruhi roda perekonomian Bolmong seperti pembangunan indomart dan sebagai nya.”tutupnya. (JM)






