Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute
Jakarta – Debat kedua ajang pembuktian komitmen bukan janji. Diantara kedua paslon baik Jokowi dan Prabowo harus pertegas komitmen mereka. Didebat pertama, publik tak mendapatkan tontonan berkualitas.
Barangkali debat kedua ini, saya yakin atmosfer akan berubah. Kendati debat awal terlalu formatif dan one man show diharapkan pada debat kali ini lebih all out.
“Saya berharap keduanya lebih garang dan sangar lagi dalam pemaparan secara konseptual,” ujar Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute, saat di hubungi Redaksi Sulut.com, Sabtu (16/02/2019).
- Wujud Nyata Kepedulian, YBM PLN UP3 Gorontalo Salurkan 100 Paket Sembako untuk Masyarakat dan Pensiunan
- Matangkan Persiapan HAPSA 2026, Panitia Gelar Rapat Terkait Kesehatan, Acara, Keamanan, Lalu lintas dan Parkir
- Dikabarkan Singgung Suku, Fahry Lamato : Saya Tidak Percaya Kolonel Marvil Bicara Itu
Kiranya 5 isu yang dibahas baik pangan, SDA, infrastruktur, Energi punya content (isi), value (nilai), quality (kwalitas), benefit (manfaat), dan goal setting (sasaran). Paling tidak mereka harus paham apa kebutuhan (needs) publik saat ini bukan sekadar keinginan (wants) atau isu jual kecap.
“Sebetulnya, mengungkapkan kelemahan dalam debat tak masalah tapi sesuai koridor yang berlaku. Jangan main hantam kromo tanpa solusi,” ucap Jerry Massie. (*)
Sumber : Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute






