Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute
Jakarta – Debat kedua ajang pembuktian komitmen bukan janji. Diantara kedua paslon baik Jokowi dan Prabowo harus pertegas komitmen mereka. Didebat pertama, publik tak mendapatkan tontonan berkualitas.
Barangkali debat kedua ini, saya yakin atmosfer akan berubah. Kendati debat awal terlalu formatif dan one man show diharapkan pada debat kali ini lebih all out.
“Saya berharap keduanya lebih garang dan sangar lagi dalam pemaparan secara konseptual,” ujar Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute, saat di hubungi Redaksi Sulut.com, Sabtu (16/02/2019).
- Selang Mei, Polres Amankan 1.358 Butir, Bitung Darurat Obat Terlarang Jenis Trihexyphenidyl
- Wujudkan Keadilan Energi, PLN UID Suluttenggo Bersama BPKP Sulawesi Tengah Kawal Akuntabilitas Program BPBL dan Listrik Desa di Wilayah PLN UP3 Luwuk
- Walikota Andrei Angouw Resmi Buka Jambore Gerakan Pramuka Kota Manado
Kiranya 5 isu yang dibahas baik pangan, SDA, infrastruktur, Energi punya content (isi), value (nilai), quality (kwalitas), benefit (manfaat), dan goal setting (sasaran). Paling tidak mereka harus paham apa kebutuhan (needs) publik saat ini bukan sekadar keinginan (wants) atau isu jual kecap.
“Sebetulnya, mengungkapkan kelemahan dalam debat tak masalah tapi sesuai koridor yang berlaku. Jangan main hantam kromo tanpa solusi,” ucap Jerry Massie. (*)
Sumber : Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute






