Morut-Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap wilayah teritorial, Dandim 1311/Morowali, Letkol Inf Alzaki, bersama dengan sejumlah pihak turut menyemarakan kegiatan yang digagas dalam rangka memeriahkan HUT Ke-10 Kabupaten Morowali Utara (Morut) dan HUT ke-78 TNI, dengan menghadiri kegiatan jelajah alam bumi ‘ Tepo Asa Aroa ‘ yang diselenggarakan oleh Mountrac Indonesia, star dari pelataran Kantor Bupati Morut, dan finis di pantai reklamasi tanggul Kolonodale.
Kegiatan tersebut, dibuka oleh Bupati Morut, diwakili Asisten 1 Pemda Morut, Krispen H Masu, dan dihadiri Waka Polres Morut, Kompol Alfian Joan Komaling, Wakil Ketua II DPRD, Muhhmad Safri, serta sejumlah Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut.
Kegiatan itu juga, turut dimeriahkan sebanyak 1000 raider yang datang dari berbagai daerah dan penjuru tanah air.
Ketua Mountrac Morut, menjelaskan, tujuan kegiatan ini digelar, selain memeriahkan HUT Morut dan HUT TNI, juga dimaksudkan untuk memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Morut kepada seluruh peserta dan masyarakat luas.
- HKG PKK Ke-54, Pemprov Sulut Dorong Penguatan Peran Kader Menuju Indonesia Emas 2045
- Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Tinjau Sekaligus Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Kecamatan Marore Yang Terdampak Musibah Gempa
- Pembukaan FBKM 2026 Berlangsung Meriah, Walikota Andrei Angouw Ingatkan MBW Ruang Publik Masyarakat Manado
“Semoga kegiatan ini bisa semakin mempererat hubungan tali silaturahmi di antara sesama para rider yang mengikuti iven ini,”jelasnya.
Sementara itu, Asisten 1 Pemda Morut, Krispen Masu, dalam sambutannya, mengucapkan rasa terima kasih kepada penyelenggara kegiatan. Karena selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan keindahan alam dan budaya yang dimiliki oleh bumi tepo asa aroa tercinta.
Ia mengatakan, kekayaan alam di Morut bukan hanya sekedar potensinya, melainkan juga tentang keindahan alamnya yang patut dijaga dan dilestarikan.
“Iven ini tidak hanya perayaan semata, tetapi juga melibatkan aksi sosial dengan penanaman pohon yang dilakukan secara simbolis di pelataran Kantor Bupati Morut, sebagai wujud kecintaan terhadap alam yang ada, ” kata mantan Kabag Adpum Pemda Morut itu.
Para raider menempuh perjalanan melalui beberapa destinasi menarik, seperti Kelurahan Bahoue, Bahountula, Desa Korolaki, Korolama, dan finis di pantai reklamasi tanggul Kolonodale. (*/NAL)








