Sitaro-Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, menegaskan pentingnya pengawasan obat dan keamanan pangan sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko kesehatan.
Hal ini disampaikan saat membuka Forum Konsultasi Publik penguatan pengawasan obat dan makanan serta advokasi program nasional keamanan pangan, di Media Center Pemkab Sitaro, Rabu (15/4/2026).
Menurut Bupati, persoalan keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pelaku usaha hingga masyarakat.
“Keamanan pangan dan pengawasan obat harus menjadi perhatian bersama. Ini menyangkut langsung kesehatan masyarakat,” tegasnya.
- Dinas Perkim Sangihe Lakukan Perampungan Data Bencana Gempa, Sekaligus Salurkan Bantuan RTLH dan Bantuan Bencana Sebelumnya
- Wamen ATR/Waka BPN Raker Bersama DPR RI, Kawasan Hutan Harus Terintegrasi Tata Ruang
- Menteri ATR/Kepala BPN RI : Kebijakan Baik Berawal Dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Masyarakat
Ia menilai, forum tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya konsumsi yang aman dan sehat.
Bupati juga mengapresiasi inisiatif Kepala Loka POM Kabupaten Kepulauan Sangihe, Christian Aspriamijaya, dalam mendorong pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pemkab Sitaro, lanjutnya, berkomitmen mendukung program nasional di bidang pengawasan obat dan makanan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan pertukaran plakat sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan obat dan keamanan pangan di daerah.
Turut hadir Plh Sekda Sitaro, Eddy Salindeho, bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Sitaro. (Ighel)








