Tahuna-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) bergerak cepat melakukan perampungan data infrastruktur yang rusak pasca gempa, sembari mlaksanakan program dinas Perkim Sendiri antara lain menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH) tahun 2026 dan penyerahan bantuan bahan rumah intuk warga terdampak bencana tahun sebelumnya.

Kepala dinas Perkim Drs. Danny Mandak M.E menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan perampungan data untuk korban musibah gempa yang terjadi 2026 se kabupaten Sangihe, sekaligus melaksanakan program dinas yakni bantuan RTLH dan bantuan bahan rumah untuk bencana tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk warga yang terdampak gempa dua pekan lalu, pihak kami sedang melakukan perampungan data dan untuk jatah dinas perkim telah terdata sebanyak 85 rumah yang tersebar dibeberapa kampung sekabupaten Sangihe”ungkap Mandak, rabu (17/06/2026)

Menurut Mandak untuk program dinas perkim tahun 2026 ini, semntara direalisasikan bantuan RTLH untuk 5 unit dan untuk rumah yang yang terdampak bencana longsor dan banjir yang sudah diusulkan tahun sebelumnya sebanyak 5 unit.

“Terkait bantuan yang sementara disalurkan beberapa hari ini, adalah Penyaluran bantuan RTLH di kelurahan, kolongan mitung 1 unit rumah dan kampung Beeng laut 4 unit rumah dan untuk korban bencana banjir dan longsor tahun sebelumnya itu di kelurahan Akengbawi 1 unit rumah, kolongan Beha baru 2 unit rumah dan kampung Pemparalaeng 2 unit rumah,”jelas Mandak

Terkait bantuan untuk musibah gempa baru-baru ini, kepala dinas mengatakan setelah perampungan data selesai, pihaknya akan mengajukan usulan melalui tiga sumber yang bisa diakses yakni kememtrian PKP langsung, lewat Badan Perbatasan Nasional (BPN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (Yoss)







