SITARO-Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, memimpin apel kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dirangkaikan dengan peluncuran inovasi daerah “Sitaro Cika Hero” (Siau Tagulandang Biaro Cinta Pekerja Harian Rentan Resiko), Senin (4/8/2025) di Monumen Taman Pala, Kantor Bupati Sitaro.
Dalam arahannya, Bupati Chyntia menekankan bahwa apel kerja bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum untuk menyatukan semangat pengabdian seluruh jajaran pemerintah.
“Di kesempatan ini akan launching program inovasi daerah Sitaro Cika Hero. Peluncuran program ini menjadi penanda bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro tidak tinggal diam terhadap realitas kehidupan sosial masyarakat, terutama saudara-saudara kita yang bekerja pada sektor informal dan berisiko tinggi, namun belum memiliki akses terhadap perlindungan sosial ketenagakerjaan,” ujar Chyntia.
Program Sitaro Cika Hero hadir sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap pekerja rentan bukan penerima upah, seperti nelayan, petani, buruh bagasi, tukang ojek konvensional, pelaku IKM dan UMKM, serta berbagai profesi lain yang bekerja tanpa perlindungan memadai, tetapi tetap memiliki peran penting dalam roda perekonomian lokal.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa program ini menerapkan skema gotong royong dengan melibatkan pejabat daerah sebagai donatur tetap untuk membiayai iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi para pekerja rentan.
Sitaro Cika Hero juga sejalan dengan misi transformasi sosial sebagaimana diamanatkan dalam RPJPN 2025–2045 serta Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Inovasi ini diharapkan dapat mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan mengurangi risiko ekonomi yang dihadapi masyarakat kecil.
Peluncuran program ditandai dengan penekanan tombol dan pembukaan tirai papan oleh Bupati Chyntia, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta apel.








