Amurang – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Gugus Tugas Covid-19 menggelar Rapat Penanganan dan Antisipasi Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di rumah dinas Bupati, Rabu (08/04/2020).
Rapat ini membahas tentang langkah-langkah antisipasi pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan.
Selain itu pemkab Minsel dalam hal ini Bupati Minahasa Selatan Dr Christiany Eugenia Paruntu SE, akan bersinergi dengan Forkopimda dalam menangani penyebaran Covid-19 ini.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan akan memperketat pintu masuk ke Kabupaten Minsel yaitu membuat Posko-posko dari Desa Munte, Modoinding, Tareran, Poigar, Rap-rap, Tangkuney, Ranoketang, dan Beringin serta Pelabuhan umum.
- Annabelle Maliangkay Wakili Minut di Putri Otonomi Indonesia 2026, APKASI Resmi Buka Audisi 20 Besar
- Ingatkan Pemprov Sulut Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi Dan Arahan BPK RI, Michaela Paruntu : DPRD Sulut Akan Pastikan Setiap Rekomendasi Ditindak Lanjuti Secara Maksimal
- DPRD Tomohon Gelar Paripurna Usul Pergantian Pimpinan, Sekkot Hadiri Mewakili Wali Kota
Pada Kesempatan itu Bupati CEP menghimbau agar masyarakat jangan panik, diwajibkan setiap fasilitas Umum sepert ATM, Bank harus menyiapkan wadah tempat cuci tangan.
“Masyarakat jangan panik dengan covid-19 ini, namun tingkatkan kewaspadaan dengan mengikuti anjuran pemerintah serta melakukan jaga jarak atau social distancing agar tidak tertular dengan penyakit yang berbahaya ini,” ujar Bupati CEP.
Selain itu juga Bupati CEP meminta masyarakat kiranya dapat mulai menanam apotik hidup di halaman rumah masing-masing, juga tanaman untuk keperluan keseharian keluarga.
“Kita harus tetap bersyukur karena di kabupaten Minahasa Selatan belum ada yang terjangkit Covid-19, namun demikian masyarakat harus tetap waspada sambil menaati Protokol Kesehatan yang berlaku.” Ujar Bupati CEP. (QQ)






